CEPOSONLINE.COM, MERAUKE - Pemerintah Kabupaten Merauke menyiapkan langkah penanganan terhadap warga yang terdampak akibat kebakaran yang terjadi di Kampung Wogikel, Wanam, Distrik Ilwwayab, Rabu (30/9/2026).
Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze mengatakan, pihaknya telah menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 08:30 WIT. Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah bangunan, termasuk tempat usaha atau kios milik masyarakat.
Menurut bupati, setelah menerima laporan tersebut, Pemkab Merauke langsung melakukan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menentukan langkah penanganan terhadap masyarakat yang terdampak.
Pemkab juga telah memerintahkan pihak distrik untuk melakukan pendataan terhadap warga yang menjadi korban langsung dalam musibah tersebut.
“Kami sudah perintahkan pihak distrik untuk mendata warga kita yang terdampak langsung terkait dengan insiden kebakaran. Kami akan ke sana untuk mengambil langkah-langkah yang perlu kita lakukan untuk pemulihan, khususnya penanganan korban kebakaran,” kata Yoseph Bladib Gebze disela-sela menerima Kardinal Mgr Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo di Bandara Mopah Merauke, Kamis (1/10/2026).
Ia menjelaskan, setelah data korban diperoleh, pemerintah daerah akan melihat bentuk bantuan dan pendekatan sosial yang dapat diberikan kepada masyarakat terdampak.
“Bahkan nanti ada pendekatan sosial yang harus kami lakukan. Kami menunggu laporan seperti itu, sehingga kita harapkan bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Selain penanganan kebakaran di Kirwayap, Pemkab Merauke juga berencana meninjau kondisi masyarakat di Wanam yang sebelumnya mengalami musibah kebakaran.
Terkait korban jiwa, hingga laporan terakhir yang diterima Pemkab Merauke, tidak terdapat korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran di Ilwwayab.
“Laporan sampai dengan kemarin tidak ada korban jiwa. Tapi korban materi memang ada, karena mungkin tempat usaha atau rumah penduduk,” pungkasnya. (*)
Editor : Elfira Halifa