
CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Warga Kampung Kanami, Distrik Assue, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, berharap pemerintah daerah segera turun tangan membantu korban kebakaran yang menghanguskan puluhan bangunan, Senin (26/10/2026).
Sebanyak 56 rumah terdampak dan 142 jiwa terpaksa mengungsi akibat peristiwa tersebut.
Ketua RT 5 Kampung Kanami, Andi Arwan Jaya, yang juga menjadi korban kebakaran, mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 16:00 WIT. Api diduga berasal dari korsleting pada mesin diesel yang berada di bagian belakang salah satu kios.
Menurutnya, warga yang terdampak terdiri atas pemilik dan penyewa rumah maupun tempat usaha.
Setelah kebakaran, mereka terpaksa mengungsi ke tiga lokasi, yakni rumah-rumah yang masih utuh di Kampung Kanami, Kampung Sagoni, dan Kampung Asgon.
Namun, hingga tiga hari setelah kejadian, warga mengaku belum menerima bantuan dari pemerintah daerah. Mereka berharap pemerintah segera datang melihat langsung kondisi para korban sekaligus memastikan kebutuhan dasar pengungsi dapat terpenuhi.
“Bupati dan Wakil Bupati Mappi juga belum datang ke lokasi,” imbuhnya.
Andi Arwan Jaya mengatakan, Dinas Sosial Kabupaten Mappi telah menghubunginya untuk meminta data korban kebakaran. Meski demikian, hingga saat itu belum ada kepastian mengenai bentuk bantuan yang akan diberikan.
Bantuan yang telah diterima warga sejauh ini berasal dari pihak swasta dan masyarakat, berupa air minum, beras, serta sejumlah bahan kebutuhan pokok.
“Bantuan sampai kini dari Pemda belum. Yang ada bantuan masih dari saudara-saudara, artinya dari swasta,” ujarnya.
Bahkan menurutnya pemerintah distrik sampai sekarang belum menemui mereka. Yang baru datang dari kepolisian dan TNI beberapa saat setelah kejadian tersebut.



