ABK KMN Adifa Jatuh ke Laut Saat Pasang Jaring, Tim SAR Merauke Bergerak

Yulius Sulo • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 11:56 WIB
Tim Rescue saat diturunkan untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap seorang ABK KMN Adifa yang dilaporkan jatuh ke laut, Jumat (25/9/2026)(CEPOSONLINE.COM/HUMAS SAR MERAUKE)
Tim Rescue saat diturunkan untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap seorang ABK KMN Adifa yang dilaporkan jatuh ke laut, Jumat (25/9/2026)(CEPOSONLINE.COM/HUMAS SAR MERAUKE) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE– Seorang anak buah kapal (ABK) KMN Adifa, Yusak Seltit alias Sakarias, dilaporkan jatuh ke laut saat melakukan aktivitas penurunan jaring di perairan Torasi, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Kamis (24/9/2026).

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke menerima laporan kecelakaan kapal atau Man Over Board (MOB) tersebut dari Komandan Pos Kodaeral XI Torasi.

Berdasarkan informasi yang diterima Tim SAR, kejadian bermula ketika korban bersama sejumlah ABK KMN Adifa sedang menurunkan jaring ke laut. Setelah sekitar 10 keping jaring diturunkan, mereka menemukan bagian jaring dalam kondisi kusut.

Korban kemudian berupaya menahan jaring tersebut dengan kakinya. Korban melompat untuk menahan jaring, namun justru terseret hingga terjatuh ke laut.

Korban sempat terlihat di permukaan air. Namun, ketika jaring ditarik dan diangkat kembali ke atas kapal, korban sudah tidak terlihat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 06.00 WIT memberangkatkan satu tim rescue yang terdiri dari lima personel menuju lokasi kejadian.

"Kami telah menurunkan satu tim rescue yang terdiri dari lima personel menuju lokasi kejadian, " kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, Jumat (25/9/2026). 

Lokasi kejadian diperkirakan berjarak sekitar 100 kilometer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, dengan arah 142,47 derajat atau tenggara. Tim SAR diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIT dengan estimasi waktu tempuh kurang lebih tiga jam.

Dalam operasi pencarian tersebut, Tim SAR Merauke berkoordinasi dengan Satrol Kodaeral XI Merauke dan Satpolairud Polres Merauke. Pencarian juga melibatkan ABK KMN Adifa Al-Mubarak.

Untuk mendukung operasi, Tim SAR membawa sejumlah peralatan, di antaranya RIB 03, telepon satelit, Handy Talky (HT), Handy GPS dan rescue car, serta peralatan pendukung lainnya.
Sementara kondisi cuaca di sekitar lokasi operasi dilaporkan cerah berawan hingga hujan lokal. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 8–25 kilometer per jam.

Hingga berita ini diturunkan, Yusak Seltit alias Sakarias masih dalam pencarian. Operasi SAR terus dilakukan sesuai rencana operasi dan perkembangan kondisi di lapangan. (*)

Editor : Weny Firmansyah
Merauke tim sar abk