Program Pengabdian di Distrik Muting Mulai Diseriusi

Yulius Sulo • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 08:33 WIB
Tim Ekspedisi Patriot saat melakukan  pembahasan terkait program pengabdian di Distrik Muting, Kabupaten Merauke, Senin (3/8/2026) 
(CEPOSONLINE.COM/BIRO UMUM PAPSEL) 
Tim Ekspedisi Patriot saat melakukan  pembahasan terkait program pengabdian di Distrik Muting, Kabupaten Merauke, Senin (3/8/2026)  (CEPOSONLINE.COM/BIRO UMUM PAPSEL) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan bersama Tim Ekspedisi Patriot Tahun 2026 menggelar diskusi mengenai pelaksanaan program pengabdian di Distrik Muting, Kabupaten Merauke. 

Pertemuan berlangsung di Hotel Megaria Merauke, Senin (3/8/2026).

Program Ekspedisi Patriot merupakan kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi dan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang akan dilaksanakan di kawasan Muting. 

Sebelum program dijalankan, tim ekspedisi mengajak Pemerintah Provinsi Papua Selatan berdiskusi mengenai kondisi wilayah, tantangan, serta potensi yang ada di lokasi pelaksanaan.

Mewakili Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DP2KP) Papua Selatan, Paino, mengatakan pertemuan tersebut penting mengingat program akan dilaksanakan di Distrik Muting yang memiliki karakteristik wilayah cukup menantang.

Menurutnya, Muting merupakan salah satu kawasan transmigrasi yang telah berkembang sejak tahun 1990-an. Dari kawasan tersebut, sebagian masyarakat transmigran kemudian menyebar ke sejumlah wilayah lain di Kabupaten Merauke, seperti Distrik Jagebob dan Kurik.

Paino menjelaskan bahwa Papua Selatan menjadi salah satu daerah yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto sebagai lokasi pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Ia menyebutkan terdapat dua program PSN yang sedang dikembangkan di Papua Selatan, yakni pengembangan kawasan padi untuk mendukung produksi beras dalam rangka ketahanan pangan nasional serta pengembangan tebu yang terintegrasi dengan industri bioetanol guna mendukung ketahanan energi.

"Dalam PSN ada program pertanian, ada juga program perkebunan, dan program pangan di dalamnya," ujarnya.

Menurut Paino, pemerintah saat ini masih terus mengoptimalkan pelaksanaan PSN, termasuk fokus pada program cetak sawah di kawasan Wanam. Selain pengembangan lahan pertanian, pemerintah juga membangun infrastruktur pendukung berupa dermaga dan akses jalan yang menghubungkan Wanam hingga Muting.

Ia berharap pertemuan tersebut menjadi wadah bagi Tim Ekspedisi Patriot untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi lapangan sebelum melaksanakan kegiatan di Distrik Muting.

"Masukan, saran, dan berbagai pendapat yang disampaikan dalam pertemuan ini akan menjadi bekal penting bagi tim saat menjalankan program Ekspedisi Patriot di lapangan," kata Paino.(*)

Editor : Abdel Gamel Naser
Merauke Ceposonline.com PAPUA SELATAN