CEPOSONLINE.COM, MERAUKE– Pemerintah optimistis pelaksanaan tanam serentak cetak baru sawah rakyat di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, seluas 1.654 hektare dapat berjalan sesuai rencana meski saat ini wilayah tersebut memasuki musim kemarau.
Tanam serentak yang akan dicanangkan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman itu merupakan bagian dari program pengembangan cetak sawah rakyat sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas Presiden.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Merauke Josefa Rumaseuw disela-sela menunggu kedatangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman mengatakan Merauke dipilih sebagai salah satu lokasi utama pengembangan karena memiliki potensi lahan pertanian yang sangat luas, mencapai sekitar 1,2 juta hektare.
"Selain program cetak sawah rakyat, pemerintah juga melanjutkan program optimalisasi lahan yang sebelumnya telah dimulai, termasuk pembangunan sekitar 10.000 hektare sawah pada 2015," katanya di lahan pencanangan Kampung Waninggap Kau, Sabtu (4/6/2026).
Meski saat ini Merauke mengalami musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino, Josefa Rumaseuw mengatakan, pemerintah meyakini kondisi tersebut tidak menjadi hambatan bagi pelaksanaan tanam di Distrik Semangga.
"Ketersediaan air di kawasan Waninggap Kai masih cukup memadai karena didukung keberadaan rawa-rawa yang dapat menjadi sumber air bagi areal persawahan.
Selain itu, dalam program cetak sawah rakyat pemerintah tidak hanya melakukan pembukaan lahan, tetapi juga membangun sistem irigasi melalui saluran primer, sekunder, dan tersier, serta pintu-pintu air yang menghubungkan sumber air dengan lahan pertanian, "jelasnya.
Dengan dukungan infrastruktur tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan air untuk lahan persawahan tetap dapat terpenuhi selama musim kemarau sehingga target tanam serentak seluas 1.654 hektare dapat direalisasikan.(*)
Editor : Weny Firmansyah