Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Biaya Tiket Tinggi,  Wabup Berharap Seleksi Bintara Polri Dilakukan di Merauke 

Yulius Sulo • Sabtu, 11 April 2026 - 15:14 WIB
Anak-anak Calon Bintara Polri yang melakukan pendaftaran di Polres Merauke dan untuk seleksi selanjutnya dilakukan di Polda Papua.
(Ceposonline.com/Istimewa)
Anak-anak Calon Bintara Polri yang melakukan pendaftaran di Polres Merauke dan untuk seleksi selanjutnya dilakukan di Polda Papua. (Ceposonline.com/Istimewa)

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE- Wakil Gupati Meraue Fauzun Nihayah  berharap, seleksi Bintara Polri  kedepannya dapat dilakukan di masing-masing wilayah  untuk mengurangi  biaya yang dikeluarkan oleh para calon yang mengikuti seleksi Bintara Polri tersebut. 

‘’Kalau untuk sekarang mungkin tidak bisa  lagi karena sedang  berjalan. Tapi, untuk kedepannya mohon Polda Papua dapat dipertimbangkan untuk bisa dilakukan  di masing-masing wilayah. Misalnya, untuk  Papua Selatan, kalau bisa dilakukan di Merauke,’’ kata Wakil Bupati Fauzun Nihayah saat menghubungi   media ini, lewat telepon selulernya, Sabtu (11/4/2026). 

Hal itu disampaikan Wabup  Fauzun Nihayah mengingat  tiket pesawat saat ini yang cukup tinggi. Belum lagi biaya makan dari para peserta yang jauh dari orang tuanya tersebut. 

Saat ini, lanjut Wabup Fauzun Nihayah, harga tiket Merauke-Jayapura sudah berada di posisi  Rp 1.560.000. 
 
‘’Terutama  anak-anak  orang asli  Papua yang kita tahu memang semangatnya sangat tinggi untuk bisa bergabung  menjadi anggota Polri. Tapi, mereka kesulitan  untuk  tiket. Belum lagi biaya makan,’’ katanya. 

Wagub mengaku sudah  beberapa yang meminta bantuan  untuk tiket pesawat dari Merauke-Jayapura termasuk  minta biaya  makan saat di Jayapura. 

‘’Dari  7 yang saya sudah coba bantu, 5 diantaranya OAP dan 2 non OAP. Masih ada beberapa yang minta  tapi saya belum respon. Untuk uang makan sudah ada 8 anak yang sudah coba bantu,’’ katanya. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Merauke #polri #bintara