Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Komitmen Jaga Lingkungan Bekelanjutan, PT. BCA Rutin Pantau Kualitas Air di Area Perkebunan Sawit

Lucky Ireeuw • 2026-03-04 07:10:05

Tim lingkungan yang melakukan Pemantauan kualitas mutu air terdiri dari pihak ISPO, Tim Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit PT. BCA, Humas dan perwakilan Masyarakat. (Foto: humas TSE/Ceposonline.com)
Tim lingkungan yang melakukan Pemantauan kualitas mutu air terdiri dari pihak ISPO, Tim Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit PT. BCA, Humas dan perwakilan Masyarakat. (Foto: humas TSE/Ceposonline.com)

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan penerapan prinsip bisnis berkelanjutan, PT. Berkat Cipta Abadi (BCA), unit usaha dari Tunas Sawa Erma (TSE) Group yang beroperasi di Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, secara konsisten melaksanakan pemantauan kualitas mutu air. Kegiatan ini secara rutin dan berkala dilakukan di beberapa Sungai kecil di area perkebunan kelapa sawit perusahaan.

Manager Perencanaan PT. BCA Amiruddin menjelaskan bahwa Pengecekan berkala ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. “ Fokus pemantauan biasanya kami lakukan secara rutin di dua sungai kecil yakni bian dan waterno, yang berdekatan dengan kawasan perkebunan,”jelasnya pada Jumat (3/3/2026).


Pemantauan kualitas mutu air ini dilaksanakan oleh tim lingkungan yang terdiri dari pihak ISPO, Tim Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit PT. BCA, Humas dan perwakilan Masyarakat.


Metode pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel kualitas air di titik hulu dan hilir aliran Sungai untuk mendapatkan nilai parameter kimia pH (potential hydrogen) air Sungai yang diukur dengan alat pH meter.


Hasil pengujian di Sungai Bian dan Waterno menunjukan angka pH yang berada di kisaran pH 6.31 hingga 6,82. Nilai ini mengindikasikan bahwa mutu kualitas air di kedua sungai besar tersebut masih berada dalam kondisi yang sangat baik dan terjaga.


“Angka pH 6.31 hingga 6,82 merupakan kisaran netral yang ideal untuk air bersih dan menunjang kehidupan biota air. Ini membuktikan bahwa aktivitas operasional perusahaan yang kami jalankan tidak memberikan dampak negatif terhadap kualitas air di lingkungan sekitar,” tutur Amiruddin


Lebih lanjut dijelaskan bahwa hasil yang konsisten antara pengukuran di hulu dan hilir sungai menunjukkan tidak adanya pencemaran signifikan yang berasal dari aktivitas perkebunan. Pihak perusahaan berkomitmen untuk terus mempertahankan kondisi ini dengan menerapkan tata Kelola Perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.(*)

Editor : Lucky Ireeuw
#Merauke #PAPUA SELATAN #TSE Group