CEPOSONLINE.COM, LANNY JAYA - Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya secara resmi memulai pelaksanaan Diklat Prajabatan, Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Formasi 2024, serta Pembekalan Orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Tenaga Honorer Kategori II (THK-2).
Rangkaian agenda peningkatan kapasitas aparatur sipil negara ini diikuti oleh 522 peserta dan dijadwalkan berlangsung intensif selama kurang lebih tiga bulan ke depan, hingga pertengahan November mendatang.
Bupati Kabupaten Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua atas dukungan penuh serta kehadiran langsung tim utama dalam mengawal agenda krusial ini di Kabupaten Lanny Jaya.
"Kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengakuan serta kehadiran langsung Kepala BPSDM Provinsi Papua beserta rombongan. Kehadiran tim lengkap mulai dari jajaran administrasi hingga para Widyaiswara merupakan wujud komitmen bersama dalam membangun SDM aparatur di Lanny Jaya," ujar Aletinus, usai kegiatan berlangsung, Senin (14/9).
Dalam arahannya, Bupati menginstruksikan Kepala BKD setempat untuk memastikan seluruh proses fasilitasi pembelajaran oleh para Widyaiswara berjalan optimal. Ia menitikberatkan pentingnya kedisiplinan serta kelancaran proses belajar yang diampu langsung oleh tenaga pengajar dari provinsi.
Pada kesempatan itu Aletinus memberikan sejumlah arahan strategis kepada para calon aparatur yang baru bergabung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya diantaranya: Pertama, Mengingat masa diklat yang cukup panjang, para peserta diwajibkan menjaga stamina tubuh agar dapat mengikuti seluruh kurikulum pembelajaran tanpa kendala hingga hari penutupan.
Kedua, Bupati mengingat seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk menciptakan kondusivitas lingkungan demi kenyamanan para tamu dan pengajar dari BPSDM Provinsi Papua selama bertugas di Lanny Jaya. Terakhir, Bupati menegaskan bahwa status CPNS merupakan tahap uji coba (probation). Peserta diharapkan membuktikan kelayakannya melalui pengabdian tulus.
"Menjadi PNS adalah impian banyak warga Lanny Jaya, tetapi kalianlah yang mendapatkan kesempatan ini. Oleh karena itu, bagi yang sudah ditempatkan di dinas-dinas maupun distrik-distrik, belajarlah bekerja dan melayani masyarakat Lanny Jaya dengan hati," tegas Aletinus.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPSDM Provinsi Papua, Emanuel Korey, memaparkan rincian teknis serta dinamika administrasi di balik penyelenggaraan diklat serentak ini. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan hari ini merupakan puncak dari tahapan panjang yang telah dimulai sejak proses verifikasi dan pemberkasan administrasi.
Emanuel menjelaskan detail mengenai proporsi peserta yang terbagi dalam beberapa program utama yakni: Alokasi formasi awal tercatat sebanyak 573 orang (gabungan jalur THK-2 dan Formasi 2024).
Sebutnya sebanyak 522 peserta resmi melangkah ke tahap diklat, yang terdiri atas:
Sekitar 260 peserta Latsar CPNS Formasi Umum. Sekitar 439 peserta jalur THK-2 (CPNS THK-2) dan Sekitar 60 peserta untuk agenda Orientasi P3K.
Sementara itu, kepala Kepala BPSDM Provinsi Papua menyebutkan terdapat sisa 61 calon peserta dari jalur THK-2 yang saat ini masih melengkapi kekurangan dokumen administrasi. Keberadaan 61 calon peserta yang belum bisa bergabung pada gelombang ini, Emanuel menyampaikan koordinasi khusus kepada pihak pemerintah daerah demi kepastian status mereka di masa depan.
"Kemarin saat pembagian atribut sempat ada komplain dari peserta yang berkasnya belum rampung. Namun, setelah kami berikan pemahaman, mereka dapat memahami situasi administrasi tersebut. Dalam kesempatan ini, kami memohon pertimbangan Bapak Bupati agar nantinya peserta yang tersisa ini, setelah Nomor Induk Pegawai (NIP) mereka terbit, dapat diikutkan pada diklat atau prajabatan khusus secara daring (online) melalui lembaga khusus pada tahun depan," terang Emanuel.
Sesuai jadwal yang disepakati, seluruh rangkaian pelatihan ini dipusatkan mulai pertengahan September dan ditutup secara serentak pada 13 November. Kepala BPSDM menekankan kembali agar seluruh peserta terus menjaga kondisi fisik dan mematuhi tata tertib diklat agar seluruh alur program berjalan lancar tanpa hambatan. (jim)
Editor : Abdel Gamel Naser