Tangis Haru Iringi Pelepasan Jenazah Anggota DPR Papua Frangklin Wahey

Karolus Daot • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 12:46 WIB
Pimpinan dan segenap anggota DPRP memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Frangklin E. Wahey di gedung DPRP, Rabu (30/9/2026)(CEPOSONLINE.COM/KAREL)
Pimpinan dan segenap anggota DPRP memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Frangklin E. Wahey di gedung DPRP, Rabu (30/9/2026)(CEPOSONLINE.COM/KAREL)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Tangis haru mengiringi upacara penyerahan dan pelepasan jenazah anggota DPR Papua Masa Jabatan 2024–2029, Frangklin E. Wahey, S.Sos., M.Kp., di Gedung DPR Papua, Rabu (30/9/2026).

Prosesi diawali dengan penyambutan jenazah oleh pimpinan dan seluruh anggota DPR Papua di pintu masuk gedung. Acara dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup almarhum, kemudian sambutan Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai.

Denny tak kuasa menahan tangis saat mengenang jasa almarhum. Mewakili seluruh anggota DPR Papua, ia mengucapkan terima kasih kepada hadirin yang telah mengikuti rangkaian penghormatan terakhir tersebut.

"Semasa sakit, pihak keluarga telah melakukan perawatan dan membawa almarhum ke rumah sakit. Namun, Tuhan berkehendak lain," ujarnya.

Franklin Wahey mengembuskan napas terakhir pada Selasa (29/9/2026) pukul 02.30 WIT di Rumah Sakit Kementerian Kesehatan Abepura.

Menurut Denny, kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi DPR Papua dan seluruh masyarakat Papua. Almarhum dikenang sebagai pemimpin yang hangat dan tidak pernah membeda-bedakan pergaulan.

"Atas nama pribadi dan keluarga besar DPR Papua, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa," tuturnya.

Selama menjabat, lanjut Denny, almarhum dikenal sebagai tokoh berpengaruh yang berdedikasi tinggi, tegas, dan aspiratif, serta memiliki tekad kuat memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang diwakilinya. 

Almarhum juga dinilai banyak memberikan kontribusi pemikiran bagi lembaga, khususnya dalam menjalankan tugas dan fungsi kedewanan, dengan senantiasa mengedepankan kepentingan rakyat serta berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan.

"Kami yang akan melanjutkan cita-citanya dalam perjuangan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Semangatmu akan terus menjadi teladan bagi kami semua anggota DPR Papua," kata Denny.

Di akhir sambutan, ia menyampaikan salam perpisahan kepada almarhum. "Selamat jalan, Saudara terkasih. Doa kami senantiasa menyertaimu," ucapnya. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
DPR Papua kota jayapura Jenazah