Tak Hanya Fokus Pendidikan, Kini Uncen Siap Merambah Bisnis Percetakan dan Rumah Singgah

Agung Trihandono • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 11:13 WIB
Sejumlah pedagang menjual bunga saat ada acara wisuda, di depan Gapura Uncen. Sebagai BLU, kini Uncen merambah dunia bisnis untuk meningkatkan  pendapatan bagi kampus. 
(CEPOSONLINE.COM/DOK.CEPOS)
Sejumlah pedagang menjual bunga saat ada acara wisuda, di depan Gapura Uncen. Sebagai BLU, kini Uncen merambah dunia bisnis untuk meningkatkan  pendapatan bagi kampus.  (CEPOSONLINE.COM/DOK.CEPOS)

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA – Universitas Cenderawasih sebagai universitas negeri tertua di Tanah Papua, kini tak hanya fokus untuk pengembangan pendidikan di kampus. Universitas Cenderawasih terus melangkah maju menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) atau penguatan Badan Layanan Umum (BLU) dengan merambah dunia bisnis. 
  
  Setelah resmi meluncurkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) bermerek ‘Uncen Fresh’ pada Jumat (24/7), Uncen kembali bersiap untuk menjajaki bisnis lainnya. Peluang bisnis yang kini siap digarap  yakni, bisnis di bidang  percetakan dan rumah singgah. 
    
Unit usaha ini ditargetkan mulai beroperasi penuh dalam kurun waktu satu hingga dua bulan mendatang. Percetakan Uncen diproyeksikan menjadi pusat pelayanan seluruh kebutuhan pencetakan karya ilmiah, skripsi, tesis, jurnal, penerbitan buku, hingga berbagai berkas administrasi dan dokumen resmi di lingkungan universitas.

  Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Umum Uncen, Ferdinand Risamasu, menyampaikan bahwa keberadaan unit usaha percetakan ini akan menyerap seluruh potensi kebutuhan cetak-mencetak internal kampus yang selama ini belum terintegrasi dengan maksimal.

  "Mungkin satu dua bulan ke depan ini kita sudah bisa launching lagi percetakan. Unit bisnis kita ini, Percetakan Universitas Cenderawasih. Nanti ke depannya semua skripsi, tesis, barang-barang cetakan Uncen, semua barang publikasi Uncen nantinya dapat dicetak di tempat itu," ujar Ferdinand, di Uncen, Jumat (26/7).

  Di samping fokus pada penguatan ekosistem bisnis internal, Uncen juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi terhadap dinamika masyarakat sekitar. Kampus tertua di tanah Papua ini berencana membangun fasilitas rumah singgah yang diperuntukkan bagi masyarakat umum, khususnya keluarga pasien yang tengah mendampingi kerabatnya berobat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura milik Kementerian Kesehatan.

  Penyediaan fasilitas rumah singgah ini menjadi jawaban atas permasalahan akomodasi yang kerap dialami oleh masyarakat, terutama bagi keluarga pasien yang datang dari daerah-daerah pedalaman atau kabupaten di luar Kota Jayapura. Banyak dari mereka yang kesulitan mendapatkan tempat tinggal sementara berbiaya terjangkau selama masa perawatan berlangsung.

  Ferdinand menjelaskan, kebijakan ketat RSUP Jayapura terkait aturan ruang inap serta keterbatasan sarana dan prasarana di rumah sakit menjadi alasan utama dibentuknya fasilitas ini. Keluarga pasien kerap tidak memiliki akses untuk menetap atau menginap di dalam ruang perawatan demi menjaga ketertiban dan higienitas rumah sakit.

  "Rumah singgah ini dibangun untuk mengantisipasi pasien yang ada di RSUP Jayapura. Karena di RSUP ini keluarga tidak bisa ditungguin, sarprasnya terbatas, waktu kunjungan pasien juga telah diatur. Sehingga keluarga tidak bisa tidur dalam satu ruangan dengan pasien, makanya kita antisipasi itu dengan dibuatnya rumah singgah," terang Ferdinand lebih lanjut. (*)

Editor : Agung Trihandono
papua Ceposonline.com Universitas Cenderawasih Papua