Kali Acay Abepura Sempat Meluap Akibat Hujan Deras, Permasalahan Klasik Tak Terhindar

Jimianus Karlodi • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 10:54 WIB
Kondisi di Kali Acay usai diguyur hujan deras, Minggu (19/7/2026) malam, terlihat tumpukan sampah plastik padati kali tersebut yang memicu luapan, Senin (20/7/2026)
(CEPOSONLINEMCOM/JIMIANUS KARLODI)
Kondisi di Kali Acay usai diguyur hujan deras, Minggu (19/7/2026) malam, terlihat tumpukan sampah plastik padati kali tersebut yang memicu luapan, Senin (20/7/2026) (CEPOSONLINEMCOM/JIMIANUS KARLODI)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Distrik Abepura dan sekitarnya memicu luapan air di Kali Acay, Minggu (19/7/2026) malam.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, luapan air sungai sempat menggenangi permukaan jalan raya, menyisakan lumpur tebal, serta tumpukan puluhan ribu botol sampah plastik yang menyumbat aliran air.

 

Dari pantauan di lapangan setelah air mulai surut, kondisi jalan di sekitar kali menjadi sangat licin akibat endapan lumpur.

 

Hal ini memaksa para pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, untuk memperlambat laju kendaraan mereka demi menghindari kecelakaan.

 

Masalah utama yang memperparah luapan kali ini adalah penumpukan sampah yang masif di beberapa titik krusial.

 

Kondisi di lokasi menunjukkan pemandangan memprihatinkan, di mana permukaan air kali hampir tidak terlihat karena tertutup rapat oleh hamparan sampah plastik, didominasi oleh botol bekas air mineral dan wadah makanan styrofoam.

 

Di salah satu sudut jembatan Kali Acay yang berdekatan dengan area pemukiman dan pertokoan, tampak tumpukan karung-karung berisi sampah yang berhasil diangkat warga dari badan air.

 

Selain itu, sebuah bak sampah kontainer kuning berukuran besar juga disiagakan di pinggir jalan untuk menampung material sampah yang terus dibersihkan.

 

Beberapa warga setempat terlihat sibuk membersihkan saluran air di depan rumah dan ruko masing-masing setelah sempat dipenuhi oleh sampah plastik kiriman.

 

Luapan air yang terjadi pada malam hari sempat membuat aktivitas warga lumpuh total selama beberapa jam. Warga tidak mampu melintasi jalan raya utama akibat tingginya debit air yang naik ke permukaan.

 

"Sekira pukul 23.00 WIT kali ini (Acay) meluap hingga di atas jalan. Kita tidak bisa kemana-mana, kurang lebih satu hingga dua jam lamanya, sebelum dipastikan air betul-betul surut," ujar Sulisman (52), seorang warga Abepura yang tinggal di sekitar bantaran Kali Acay.

 

Senada dengan Sulisman, Aners, warga Abepura lainnya yang menyaksikan langsung kondisi tersebut, membenarkan bahwa luapan air kali berlangsung cukup cepat seiring tingginya intensitas hujan, dan membawa volume sampah yang sangat besar dari daerah hulu.

 

"Kalau tadi malam sempat meluap, hingga mengakibatkan tepati depan PN Jayapura, dan Samsat Jayapura tergenang," ujarnya.

 

Pasca-kejadian, aliran Kali Acay terpantau berwarna cokelat pekat dengan arus yang cukup tenang, namun tumpukan sampah plastik yang menahan laju air di bawah jembatan masih menjadi ancaman serius jika hujan kembali turun.

 

Warga berharap adanya penanganan struktural yang tegas dari pemerintah daerah serta peningkatan kesadaran masyarakat sekitar untuk tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah akhir. (*)

 

Editor : Agung Trihandono
abepura hujan deras Ceposonline.com kota jayapura SAMPAH