CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 4 Jayapura mengalami hambatan serius.
Fasilitas pendidikan yang terletak di Kota Jayapura ini masih dalam kondisi dipalang rapat dan belum bisa diakses untuk kegiatan administratif sekolah.
Aksi pemalangan ini diduga dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan sebagai pemilik hak ulayat atas tanah tempat sekolah tersebut berdiri.
Sebagai bentuk protes dan tuntutan, mereka menutup total akses utama sekolah.
Berdasarkan pantauan dilokasi, Selasa (30/6/2026), gerbang besi hitam sekolah tersebut tampak tertutup rapat dengan lilitan tanaman khas adat di bagian tengahnya sebagai simbol larangan melintas.
Dari jarak dekat, seperti yang terlihat sebuah gembok kokoh berwarna perak mengunci rantai pagar, memastikan tidak ada aktivitas yang dapat berjalan di dalam area sekolah yang kini tampak sepi.
Akibat dari pemalangan yang masih berlangsung ini, manajemen sekolah terpaksa mengambil langkah darurat demi kenyamanan dan keamanan para calon siswa beserta orang tua.
Proses pendaftaran ulang bagi peserta didik baru yang seharusnya dilaksanakan hari ini terpaksa ditunda dan dijadwalkan ulang pada besok hari, Rabu (30/6/2026).
Berdasarkan informasi yang himpun, manajemen sekolah mengimbau agar seluruh calon peserta didik baru dan orang tua murid tidak perlu panik atau datang ke lokasi sekolah sementara waktu.
Segala bentuk pembaruan informasi dan pengumuman resmi mengenai jadwal susulan dapat diakses secara berkala melalui website resmi SMA Negeri 4 Jayapura.
Situasi di sekitar lokasi menunjukkan adanya penumpukan warga dan calon wali murid yang sempat datang untuk mencari kejelasan. Tampak sejumlah warga serta aparat keamanan dari pihak kepolisian sudah berada di sekitar jalan masuk sekolah guna memantau situasi serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kami tidak tahu kalau sekolah masih di palang. Mencoba menunggu saja, siapa tahu nanti masih bisa. Tetapi info dari teman-teman tadi pendaftaran ulang ditundah besok, saya juga belum dapat informasi pasti, mereka bilang pengumuman melalui website resmi sekolah kita juga belum cek," ujar Alfaro, salah seorang siswa baru, kepada Cenderawasih Pos di lokasi.
Hingga berita ini dinaikan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah. Pemalangan masih berlangsung, aparat keamanan dilaporkan tengah berupaya melakukan mediasi dengan kelompok masyarakat pemilik hak ulayat agar palang dapat segera dibuka dan aktivitas pelayanan publik di SMA Negeri 4 Jayapura bisa kembali berjalan normal. (*)
Editor : Abdel Gamel Naser