
CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Paguyuban Pasundan 1913 di Tanah Papua menggelar halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 yang dirangkaikan dengan silaturahmi warga Sunda di Pantai Oka Hamadi, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, Wakil Wali Kota Rustan Saru, serta sejumlah paguyuban lainnya.
Koordinator Wilayah Pasundan 1913 Di Tanah Papua, Entis Sutisna, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah daerah sebagai bentuk nyata dukungan dan kolaborasi dalam membangun Tanah Papua.
Ia mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan antarwarga Pasundan yang berasal dari berbagai daerah, seperti Kota dan Kabupaten Jayapura, Sarmi, hingga Keerom.
Menurut Entis, saat ini jumlah warga Pasundan di Papua mencapai sekitar 3.000 orang. Ke depan, pihaknya akan menggelar pelantikan pengurus Pasundan untuk lima provinsi di Tanah Papua yang dipusatkan di Nabire pada 25 April 2026.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami, karena Pasundan 1913 kini telah hadir di lima provinsi. Amanah ini akan kami jaga untuk terus mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pasundan 1913 siap menjadi mitra pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan, sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua. Berbagai kegiatan silaturahmi pun rutin dilaksanakan, baik di tingkat kota, kabupaten, maupun provinsi sebagai upaya memperkuat solidaritas.
Sementara itu, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo dalam pesannya menekankan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, saling memaafkan, dan menjaga keharmonisan di tengah perbedaan suku, agama, dan latar belakang.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, persoalan sampah yang dibuang sembarangan dapat memicu bencana, seperti banjir yang merugikan banyak pihak.
“Pemerintah akan terus hadir dalam setiap persoalan masyarakat. Namun, menjaga kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama.
Jangan buang sampah sembarangan, mari kita jaga Kota Jayapura agar tetap bersih, sehat, dan nyaman,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong semakin tumbuh, sehingga masyarakat dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Kota Jayapura yang lebih baik. (*)
Editor : Agung Trihandono