CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA-
Tiga unit rumah milik Utrek Ap yang berada di kompleks RSUD Dok II, Kota Jayapura, ludes dibakar oleh sekelompok massa pada Kamis (12/3). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Aksi pembakaran ini diduga merupakan buntut dari insiden yang terjadi di sebuah hotel di kawasan Abepura pada pekan lalu. Dalam peristiwa tersebut, seorang wanita berinisial YN diduga membakar pacarnya yang berinisial Y. Akibat kejadian itu, korban Y mengalami luka bakar serius dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara.
Tersulut emosi atas kejadian tersebut, keluarga korban Y kemudian mendatangi rumah orang tua YN yang berada di kawasan RSUD Dok II pada Kamis siang sekitar pukul 12.00 WIT.
Sekitar 10 orang datang menggunakan mobil pick-up dan diduga langsung melakukan aksi pembakaran terhadap rumah tersebut.
Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Roby, mengatakan rombongan tersebut datang sambil membawa senjata tajam jenis parang.
"Sekitar 10 orang datang tadi siang sekitar pukul 12.00 WIT. Mereka bawa parang lalu membakar rumahnya YN," ujar Roby saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut Roby, aksi pembakaran pertama sempat berhasil dihadang oleh aparat kepolisian yang berada di lokasi sehingga api tidak sempat merambat ke bangunan lain.
"Sekitar 30 menit setelah rombongan pertama itu meninggalkan lokasi, dua orang kembali datang dengan membawa bensin menggunakan jeriken berkapasitas lima liter dan kembali melakukan pembakaran," bebernya.
Akibatnya, tiga bangunan yang berada di lokasi tersebut akhirnya ludes terbakar. Bangunan tersebut terdiri dari satu rumah utama di bagian depan serta dua bangunan kos-kosan yang berada di bagian belakang.
"Jadi rumah ini ada tiga bangunan, satu rumah utama di depan dan dua di belakang yang digunakan sebagai kos-kosan," jelasnya.
Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah, Utrek Ap bersama keluarganya diketahui tidak berada di tempat. Mereka disebut-sebut telah mengungsi ke lokasi lain sejak insiden pembakaran yang terjadi di hotel Abepura.
"Saya dengar setelah kejadian di hotel itu, orang tua YN dan anak-anaknya langsung mengungsi karena mungkin takut terjadi hal seperti ini. Jadi saat kebakaran tadi tidak ada orang di dalam rumah, termasuk penghuni kos-kosan yang juga sudah kosong sejak kejadian itu," tambah Roby.
Sementara itu, Kabag Ops Polresta Jayapura Kota, Kompol I Nengah S. Gapar, mengatakan pihak kepolisian telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran tersebut.
"Ketiga orang tersebut saat ini sedang dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polresta Jayapura Kota," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, ketiga pelaku mengaku merupakan keluarga dari korban pembakaran yang sebelumnya terjadi di hotel di kawasan Abepura. Mereka mendatangi rumah tersebut dengan tujuan melakukan aksi balas dendam.
Menurut Gapar, rombongan pertama yang datang berjumlah sekitar 10 orang dengan menggunakan mobil pick-up. Mereka sempat melakukan pembakaran awal yang kemudian berhasil dipadamkan oleh petugas.
"Tidak lama kemudian muncul rombongan lain menggunakan kendaraan roda dua dan kembali melakukan pembakaran pada rumah yang sama," jelasnya.
Polisi berhasil mengamankan tiga orang pelaku di area RSUD Dok II saat mereka hendak meninggalkan lokasi kejadian. Dari tangan para pelaku, petugas juga menyita sejumlah senjata tajam jenis parang.
"Untuk pelaku pembakaran yang kedua, kami sudah mengantongi identitasnya. Hal ini akan kami dalami lagi berdasarkan keterangan dari ketiga pelaku yang telah diamankan," tambahnya.
Saat ini situasi di lokasi kejadian terpantau kondusif. Aparat kepolisian masih melakukan penjagaan ketat di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi susulan. (*)
Editor : Elfira Halifa