CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Inspeksi mendadak (Sidak) dilakukan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura di gudang Pendistribusian Inti Jaya Prima, Youtefa, Abepura, Rabu (11/3/2026) tinggalkan sejumlah catatan penting bagi pihak distributor.
BBPOM menilai catatan tersebut merupakan suatu pelanggaran, meski tidak signifikan namun berdampak besar bagi konsumen terutama masyarakat mengenai kebersihan dan sanitasi.
Pengawasan tersebut dilakukan BBPOM Jayapura bersama Dinas Kesehatan Kota Jayapura sebagai bagian dari kegiatan Intensifikasi Pengawasan Pangan jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, yang menyasar Gudung-gudang distributor, setelah sebelumnya menyasar pedagang takjil di Kota Jayapura secara keseluruhan.
Kepala BBPOM Jayapura, Herianto Baan mengatakan saat ini yang menjadi fokus pihaknya dalam melakukan pengawasan adalah gudang-gudang distributor produk. Hal ini dilakukan mengingat distributor merupakan pusat penyalur ataupun penyuplai untuk sarana-sarana seperti; supermarket, toko dan kios-kios.
"Sasaran kita saat ini adalah distributor. Kita pastikan apakah produk-produk yang mereka siapkan telah memenuhi setandar. Baik dari segi tanggal kadaluarsa dan kemasannya apakah masih baik atau tidak," tegas Herianto kepada wartawan di Abepura, Rabu (11/3/2026).
Adapun tujuan dilakukannya pengawasan tersebut untuk memastikan keamanan, mutu, dan legalitas produk beredar di masyarakat aman dikonsumsi selama bulan Ramadan.
Dalam pengawasan tersebut di gudang Inti Jaya Prima BBPOM Jayapura menemukan sejumlah pelanggaran seperti kebersihan gudang masih diangap kurang, serta penempatan bahan makanan untuk hewan dan manusia dianggap terlalu berdekatan.
Kondisi ini kata Kepala BBPOM itu menimbulkan mengakibatkan berbagai risiko kesehatan serius akibat kontaminasi silang. Karena menurutnya, makanan hewan baik kering atau basah sering kali mengandung bakteri yang berbahaya bagi manusia, namun tidak menimbulkan gejala pada hewan.
"Kita menganjurkan kepada pemilik gudang untuk dipisahin antara makanan untuk hewan dan untuk manusia. Jangan sampai nanti kebocoran-kebocoran yang dapat menimbulkan resiko bagi kesehatan," jelasnya.
Secara keseluruhan dari hasil sidak tersebut kata Harianto terpantau aman dan baik-baik saja. Namun pihaknya menganjurkan kepada pemilik sarana (gudang distributor) untuk tetap memperhatikan produk yang diedarkan itu terjamin keamanannya, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan terlindungi.
Ditempat yang sama Manager Gudang Inti Jaya Prima, Saifu Bahari mengatakan beberapa catatan penting dari BBPOM Jayapura untuk pihaknya di tempat distributor itu mengenai kebersihan.
"Catatan sendiri sih lebih kebersihan saja. Contohnya, debu, sarang laba-laba dan sedikit catatan mengenai pemisahan tempat penyimpanan makanan hewan dan untuk manusia," jelasnya kepada Cenderawasih Pos.
Ia berharap kedepannya, apa yang menjadi peringatan tersebut dari BBPOM Jayapura akan menjadi fokus pihaknya untuk segera dilaksanakan. (*)
Editor : Lucky Ireeuw