Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Kebakaran Kedua di Kodam Lama, 15 Barak Terbakar

Elfira Halifa • 2026-03-10 13:06:13

 

Proses pemadaman api yang dilakukan oleh pemadam kebakaran dan TNI-Polri. (Ceposonline.com/Elfira)
Proses pemadaman api yang dilakukan oleh pemadam kebakaran dan TNI-Polri. (Ceposonline.com/Elfira)

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA-Kebakaran melanda kawasan barak Pendam di RT 03/RW 05, Kodam Lama, Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Selasa (10/3/2026) sekira pukul 13.00 WIT.

Sedikitnya 15 unit barak dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa ini merupakan kebakaran kedua yang terjadi di kawasan tersebut. Sebelumnya, kebakaran juga pernah terjadi di lokasi yang sama pada Oktober 2025.

Sejumlah warga mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Mereka baru menyadari adanya api setelah mendengar teriakan warga yang panik karena kebakaran.

Tasman, seorang pensiunan TNI yang tinggal di kawasan tersebut, mengatakan sebagian besar penghuni barak tidak berada di rumah saat kebakaran terjadi karena sedang menjalankan tugas dinas.

“Rata-rata pemilik rumah sedang dinas saat kebakaran terjadi, ada juga yang sedang cuti,” ujarnya kepada wartawan.

Tasman mengaku tidak mengetahui dari mana sumber api berasal. Saat kejadian, ia baru saja pulang dari salat sehingga tidak melihat awal mula kebakaran.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jayapura, Margaretha V. Kirana, mengatakan pihaknya mengerahkan empat unit armada pemadam kebakaran, terdiri dari mobil AWC dan satu mobil suplai air.

Upaya pemadaman juga dibantu dua unit mobil AWC dari Polda Papua. “Sebanyak 40 personel kami turunkan untuk membantu proses pemadaman api,” ujarnya.

Sambungnya, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama selama bulan Ramadan.

Menurutnya, aktivitas masyarakat seperti penggunaan listrik, memasak untuk sahur, maupun pembuatan kue dapat meningkatkan risiko kebakaran jika tidak dilakukan dengan hati-hati.

“Pada momen seperti ini risiko kebakaran cukup tinggi, sehingga masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik maupun api di rumah,” tutupnya. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
#kebakaran #Ceposonline.com #kota jayapura #TNI #Kodam