Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

VIRAL Aksi Anak Papua Panjat Tiang Bendera saat Momen Upacara 17 Agustus 2024

Gratianus Silas • 2024-08-19 10:28:10
Anton Gobay, anak Papua siswa SMA YPPK Taruna Dharma viral lewat aksinya memanjat tiang bendera saat upacara HUT ke-79 RI, Sabtu (17/8/2024).
Anton Gobay, anak Papua siswa SMA YPPK Taruna Dharma viral lewat aksinya memanjat tiang bendera saat upacara HUT ke-79 RI, Sabtu (17/8/2024).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Viral aksi anak Papua panjat tiang bendera saat momen upacara 17 Agustus 2024.

Momen ini terjadi saat upacara pengibaran Bendera Merah Putih di SMA YPPK Taruna Dharma, Kotaraja, Kota Jayapura, Papua.

Dari video yang beredar viral di media sosial, anak Papua yang memanjat tiang bendera tersebut bernama Anton Gobay.

Anton melakukan aksi panjat tiang lantaran tali pada tiang tersebut terlepas pada detik-detik pengibaran Bendera Merah Putih saat upacara.

Aksi Anton memanjat tiang dan memasang tali bendera tersebut direkam peserta upacara, dan kemudian disebarkan di media sosial.

Hal inipun mendapat respons positif dari netizen.

“Respek denganmu nak, sesuai dengan perilakumu sehari-hari di sekolah yang sangat sopan,” ujar salah satu netizen.

“Anton, terbaik kawan,” ujar netizen lainnya.

Ceposonline.com berhasil menemui Anton di sekolahnya pada Senin, 19 Agustus 2024.

Kepada Ceposonline.com, Anton berkisah tentang aksinya memanjat tiang bendera tersebut.

Ini semua bermula saat tali bendera terlepas di momen pengibaran bendera.

Ujung tali yang mengikat bendera jatuh ke tanah.

Sedangkan, ujung tali satunya lagi tersangkut di tiang.

“Pas sa (saya) lihat bendera jatuh, sa dari barisan lari ke depan, baru (lalu) teman-teman dong (mereka) kira sa mau buat apa,” kisahnya.

“Tapi terus sa panjat tiang sampai atas dan tali yang tasangkut (tersangkut) itu sa bawa ke bawah, baru tali dong pasang (sambung) kembali,” sambungnya lagi.

Ditanya perasaannya saat melakukan aksi tersebut, Anton mengaku hatinya tergerak.

Sa tidak rasa malu, hati tergerak saja,” tegasnya.

Sa panjat (tiang) juga tidak rasa takut atau malu,” ujarnya.

Bahkan memanjat tiang bendera setinggi sekiranya 10 meteran itu, Anton mengaku tidak takut.

“Biar (panjat) sampai di atas, tiang goyang juga sa tidak ada rasa takut,” ungkapnya.

“Cuma sampai tengah saja yang sa cape (capek; capai; lelah), jadi berhenti sebentar. Tapi terus panjat lagi ke atas, tali yang tasangkut itu sa tarik ke bawah untuk dong sambung,” tambahnya.

Saat turun ke bawah, Anton pun disambut tepuk tangan dan sorakan apresiasi dari teman-temannya dan para guru.

“Pas sa luncur turun dari tiang itu guru-guru dan teman teman dorang (mereka) applause (tepuk tangan),” pungkasnya. (*)

Editor : Gratianus Silas
#media sosial #bendera merah putih #Viral #papua #anak papua #anton gobay #Ceposonline.com #panjat tiang #Jayapura