Seharusnya Cycloop Jangan Disentuh

Administrator • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2020 | 01:33 WIB
Wakil Ketua I DPR Papua, DR Yunus Wonda
Wakil Ketua I DPR Papua, DR Yunus Wonda

JAYAPURA – Wakil Ketua 1 DPR Papua, Dr Yunus Wonda mengaku prihatin setelah melihat kondisi gunung Cycloop khususnya yang berada di wilayah Sentani. Ia mengatakan ada air terjun yang kini sering dikunjungi warga dan lokasinya terbilag cukup jauh. Hanya saja meski berada di ketinggian ternyata masih didapati kebun kebun warga disepanjang jalan. Ini membuktikan bahwa bentuk perambahan masih terjadi dan  Cycloop belum steril dari kerusakan.


“Saya melihat saat ini masih banyak warga mengeluh kesulitas air. Air bersih sudah jarang masuk hingga ke dapur mereka nah saya pikir ini tak lepas dari kondisi di atas (Cycloop) yang hingga kini masih ada aktifitas. Masih ada kebun kebun warga disana,” ujar Yunus Wonda pekan kemarin. Ia berpendapat bahwa kejadian Maret 2019 harusnya bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua dan jangan terulang lagi.


Dari reses yang dilakukan kata Yunus warga mengeluh karena setelah banjir Maret 2019 ternyata banyak saluran air yang tertutup. Kali – kali juga mengering sehingga menyulitkan untuk mendapatkan air bersih.


“Saya pikir ini satu dampak dari rusaknya hutan di Cycloop,” jelasnya. Yunus sendiri berencana akan melakukan penanaman   di sekitar lokasi mata air untuk memastikan kondisi tanah dan sekitar mata air bisa terjaga. Penanaman disepanjang jalur kali ini juga dilakukan untuk memastikan tanah disekitar lokasi aman dan tidak longsor. “Saya waktu kecil sering main ke Cycloop tapi kodisinya sekarang jauh berbeda, harusnya Cycloop jangan disentuh karena ada fungsi hydrologinya,” pungkas Yunus. (ade/wen)

Editor : Administrator