Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Kemampuan Adaptasi, Kunci Utama  Brimob Bertugas di Papua

Administrator • 2019-11-14 16:37:41
Wakapolda Papua, Brigjen Pol Drs Yakobus Marjuki beserta istri didampingi Dansatgas Brimob Polda Papua, Kombes Pol Jeremias Rontini bersama istri saat memotong nasi tumpeng dalam acara HUT ke 74 Korps Brimob Polri  di jajaran Polda Papua  yang berlangsung
Wakapolda Papua, Brigjen Pol Drs Yakobus Marjuki beserta istri didampingi Dansatgas Brimob Polda Papua, Kombes Pol Jeremias Rontini bersama istri saat memotong nasi tumpeng dalam acara HUT ke 74 Korps Brimob Polri  di jajaran Polda Papua  yang berlangsung

Memaknai Hari Jadi ke-74 Korps Brimob di Jajaran Polda Papua


Meski berlangsung sederhana, namun upacara peringatan hari jadi ke-74 Korps Brimob Polda Papua yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol Drs Yakobus Marjuki di Mako Brimob Polda Papua Kotaraja, Kamis (14/11), tak mengurangi semangat dalam memakani hari jadi Korp Brimob ini.


Laporan : Mustakim Ali_Jayapura


Brigade Mobile atau Brimob di hari jadinya ini, diharapkan bisa terus meningkatkan profesionalisme agar semakin dipercaya oleh masyarakat dan mengurangi hal hal yang berkaitan dengan pelanggaran. Hal ini yang menjadi penekanan  Kapolri kepada semua jajaran Brimob yang ada di seluruh Indonesia, termasuk di Papua.


  Karena itu, Wakapolda Papua, Brigjen Pol Drs Yakobus Marjuki mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga dan mendukung dan memberi support terhadap Brimob dalam menjalankan tugasnya. "Jika Brimob baik, saya kira masyarakat juga akan menerima dengan baik. Jadi, untuk mewujudkan hal tersebut harus didorong dengan pendekatan pendekatan integritas secara internal kepada masyarakat,"jelasnya.


   Dansatgas Brimob Polda Papua, Kombes Pol Jeremias Rontini membeberkan suka duka Brimob selama bertugas di Papua. Bagi Jeremias, harus bisa menyesuaikan diri, merupakan salah satu hal yang harus dipenuhi setiap anggota Brimob yang ingin bertugas di Papua khususnya di wilayah pegunungan.


   "Sebab,  kondisi geografis Papua yang dipenuhi lembah dan gunung-gunung sehingga membuat suhu udara sangat dingin dan juga tidak semua anggota sanggup menghadapinya, apalagi yang baru bertugas di Papua,"ujar   Kombes   Jeremias Rontini kepada Cenderawasih Pos usai   upacara  Peringati hari jadi ke 74 Korps Brimob Polri   di Mako Bromob Polda Papua Kotaraja, Kamis (14/11).


   Namun ujar Jeremias, hal tersebut bukan menjadi alasan bagi satuan Brimob Polda Papua untuk tetap memberikan rasa aman dan yang terbaik bagi masyarakat sebagai tugas dan tanggung jawab, tentu komitmen yang kokoh menjadi garda terdepan.


  Terkait prestasi Brimob diakuinya secara Nasional Densus 88 menjadi salah satu kebangaan, namun khusus Brimob di Papua juga diakuinya tidak kalah kiprah dan prestasinya.


   "Untuk di Papua banyak jalur distribusi senjata yang berhasil kita potong yakni datang dari luar Papua, peredaran ganja dan masih  banyak juga yang lainya,"bebernya.


  Dirinya berharap semua tugas dan fungsi Brimob di Papua tak lepas dari dukungan segenap elemen masyarakat Papua sehingga tercipta sinergitas yang tinggi dan saling mendukung.


"Saya berharap ke depan Papua bisa maju dan berkembang,"tutupnya.


   Ketua Bhayangkari Cabang Satbrimob Daerah Papua, Ny. Yanti Rontini juga menyampikan berbagai kisah di balik tangguhnya angota Brimob di Papua saat bertugas. Menurutnya,  dalam memberikan dukungan terhadap para suami selaku anggota Brimob harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada suami supaya dalam menjalankan tugasnya tidak dibebani oleh persolan keluarga.


  "Kalo priadi saya yang pasti apapun saya lakukan demi ketenangan dan tidak membuat suami saya merasa terbebani atas semua persolan di rumash baik itu anak sakit misalnya atau ada hal-hal lainya,"jelas Rontini.(*/tri)

Editor : Administrator