Lidah Buaya Banyak Manfaat! Bisa Ditanam Tanpa Pot dengan Teknik Kokedama dari Jepang

Agung Trihandono • Dipublikasikan Rabu, 4 November 2026 | 10:08 WIB
Lidah buaya yang ditanam dengan teknik kokedama dibungkus bola media tanam berlapis lumut dan diikat tali untuk menjadi dekorasi hidup. (BALCONYGARDENWEB)
Lidah buaya yang ditanam dengan teknik kokedama dibungkus bola media tanam berlapis lumut dan diikat tali untuk menjadi dekorasi hidup. (BALCONYGARDENWEB)

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA – Tanaman lidah buaya atau yang nama latinnya Aloe Vera ini ternyata memiliki berbagai manfaat kesehatan dan kecantikan.  Hal ini karena, tanaman lidah buaya memiliki  kandungan air, vitamin (A, C, E, B kompleks), mineral, enzim, serta antioksidannya.

Seperti dilansir alodokter.com, manfaat untuk Kulit dan Kecantikan, diantaranya mengatasi kulit kering, menyembuhkan luka dan sengatan matahari, menghilangkan jerawat, pembersih make up hingga mengatasi ketombe.

Tak hanya itu, bagi kesehatan tubuh, lidah buaya memiliki manfaat menjaga  pencernaan, menurunkan gula darah hingga meningkatkan daya tahan tubuh.

Meski untuk penggunaan luar umumnya aman, namun untuk komsumsi olahan lidah buaya sebaiknya tidak berlebihan dan perlu dihindari oleh anak-anak dibawah 12 tahun dan ibu hamil/menyusui.

Selain itu, penderita gangguan ginjal atau wasir juga sebaiknya tidak berlebihan mengkomsumsi lidah buaya.

Dengan banyakna manfaat ini, tak heran masyarakat banyak membudiyakan di pekarangan atau halaman rumah hingga budidaya dalam pot tanaman dengan media tanah. 

Namun tahukah Anda, kalau menanam lidah buaya ini juga bisa dengan cara berbeda, tanpa menggunakan media tanah dalam pot, yakni menggunakan teknik kokedama.  

Dengan teknik ini, akar tanaman cukup dibungkus bola media tanam yang dilapisi lumut, kemudian diikat dengan tali sehingga tampil seperti dekorasi hidup.


Teknik yang berasal dari Jepang ini dapat menjadi pilihan untuk mempercantik sudut rumah, balkon, atau ruangan yang memiliki pencahayaan cukup.


Selain digantung, kokedama juga dapat diletakkan di atas mangkuk keramik atau dudukan kayu.


Apa Itu Kokedama?

Dilansir dari pontianakpos.com, Kokedama  merupakan teknik menanam dengan membentuk media tanam menjadi bola, lalu membungkus permukaannya menggunakan lumut.

Bola tersebut diikat dengan tali agar bentuknya tetap terjaga. Pada lidah buaya, teknik ini menawarkan tampilan berbeda dari penanaman menggunakan pot biasa.

Daun yang tebal dan menjulur keluar berpadu dengan bola lumut sehingga tanaman tampak seperti ornamen alami.


Meski kerap disebut tanaman udara karena dapat digantung, lidah buaya dalam kokedama tetap membutuhkan media tanam untuk menopang akar dan menyimpan air.


Jadi, tanaman ini bukan tumbuh tanpa tanah atau tanpa perawatan.


Pilih Lidah Buaya yang Sehat

Keberhasilan kokedama dimulai dari pemilihan tanaman. Disarankan lidah buaya muda atau varietas berukuran kompak karena lebih mudah menyesuaikan diri dengan bentuk tanam ini.


Pilih tanaman dengan daun tebal, kokoh, dan berwarna hijau sehat. Hindari tanaman yang daunnya lunak, keriput, atau memiliki akar rusak.


Anakan lidah buaya dengan tinggi sekitar 10–15 sentimeter juga dapat menjadi pilihan bagi pemula karena ukurannya relatif ringan dan mudah ditangani.


Bentuk Bola Media Tanam

Media tanam harus mampu menahan tanaman sekaligus mengalirkan kelebihan air.

Sumber tersebut menyarankan campuran dua bagian sabut kelapa, satu bagian media tanam kaktus, dan satu bagian perlit.

Basahi campuran secukupnya hingga lembap seperti pasir basah. Ketika digenggam, media harus dapat membentuk bola tanpa mengeluarkan air.

Bentuk bola secara perlahan hingga cukup kokoh untuk menahan akar, tetapi jangan memadatkannya terlalu keras. Media yang terlalu padat dapat mengurangi ruang udara di sekitar akar.

 

Bungkus dengan Lumut dan Ikat Tali

Setelah bola media terbentuk, bungkus seluruh permukaannya dengan lumut sphagnum. Lapisan lumut membantu memperlambat hilangnya kelembapan dari bola media.


Selanjutnya, ikat menggunakan tali katun atau tali rami. Lilitkan tali dari beberapa arah agar lumut tetap menempel dan bentuk bola tidak mudah terurai.


Hasil akhirnya dapat digantung atau diletakkan pada dudukan yang memungkinkan lumut tetap mendapat sirkulasi udara.


Pilih Tempat yang Terang

Lidah buaya membutuhkan cahaya terang, tetapi lumut pembungkusnya dapat lebih cepat mengering jika terkena matahari sore yang terik.


Karena itu, letakkan kokedama di dekat jendela yang menghadap ke timur atau di balkon yang mendapat sinar matahari pagi dengan intensitas lembut. Putar posisi tanaman setiap beberapa minggu agar pertumbuhannya lebih merata.


Dengan pemilihan tanaman dan media yang tepat, kokedama lidah buaya dapat menjadi alternatif dekorasi hijau bagi rumah yang ingin tampil lebih alami. (*)

Editor : Agung Trihandono
lidah buaya kesehatan Ceposonline.com kecantikan