Di Keerom Papua, Ibu dan Anak Dianiaya OTK, Polisi: Luka Serius di Kepala dan Wajah

Mustakim Ali • Dipublikasikan Minggu, 15 September 2024 | 00:25 WIB
Olah TKP oleh personel Polres Keerom terhadap kasus penganiayaan seorang ibu dan anak di Keerom.
Olah TKP oleh personel Polres Keerom terhadap kasus penganiayaan seorang ibu dan anak di Keerom.

CEPOSONLINE.COM, KEEROM – Aksi penganiayaan menimpa dua orang di Keerom, Sabtu (14/09/2024).

Diketahui, kedua korban ini merupakan ibu dan anak.

Kapolres Keerom melalui Kasat Reskrim, AKP Jetny L. Sohilait menjelaskan, ibu berinisial F dan anaknya FI, terpaksa harus dilarikan ke RSUD Kwaingga Arso Swakarsa akibat terkena luka serius pada bagian kepala, wajah, dan beberapa bagian tubuh.

Luka-luka ini didapat akibat dibacok oleh orang tak dikenal (OTK) dengan menggunakan benda tajam.

Aksi ini dilakukan pelaku di rumah korbannya di Keerom.

"Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (13/9), sekira pukul 14.00 WIT.”

“Kemudian polisi langsung mendatangi TKP kejadian setelah mendapatkan laporan tersebut, dan mengevaluasi korban ke RSUD Kwaingga," ujar Jetny.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian kepala, wajah dan beberapa bagian tubuh, dengan dianiaya menggunakan benda tajam.

"TKP kejadiannya terjadi di kamar mandi.”

“Sang ibu sedang memandikan anaknya yang kemudian pelaku masuk dari depan rumah  dan melakukan penganiayaan kepada korban di kamar mandi,"  ungkapnya.

Sementara ini pelaku masih dalam penyelidikan.

Diketahui, usai melakukan aksinya, saksi yang melihat pelaku langsung kabur dan tidak mengenali pelaku penganiayaan.

“Sementara untuk korban saat ini juga masih dalam kondisi belum dapat dimintai keterangan oleh penyidik, sebab masih dalam penanganan intensif oleh pihak rumah sakit.”

"Untuk motif dan alasan pelaku melakukan aksinya, kami juga sementara masih lakukan penyelidikan, sebab pelaku juga langsung kabur meninggalkan TKP usai melakukan aksinya, kami berharap pelaku dapat segera diketahui dan ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," pungkasnya.(*)

 

Editor : Gratianus Silas
Ceposonline.com Arso KEEROM Penganiayaan bacok