BREAKING NEWS: Polisi Lepas Tembakan, Tegang di Keerom Papua

Abdel Gamel Naser • Dipublikasikan Selasa, 2 April 2024 | 21:45 WIB
Keerom Papua tegang usai seorang warga membacok anggota Polres Keerom, Selasa (2/4/2024). Pelaku kemudian ditembak dan dinyatakan tewas setelah dilarikan ke rumah sakit.
Keerom Papua tegang usai seorang warga membacok anggota Polres Keerom, Selasa (2/4/2024). Pelaku kemudian ditembak dan dinyatakan tewas setelah dilarikan ke rumah sakit.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Situasi Kabupaten Keerom pada Selasa, (2/4/2024) sore mendadak tegang.

Ini terjadi setelah insiden pembacokan terhadap salah satu anggota Polres Keerom yang berbuntut dilakukan upaya penegakan hukum hingga menewaskan pelaku yang merupakan warga sipil.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo yang dihubungi Selasa malam mengaku belum menerima laporan.

"Belum ada laporan masuk, saya cek dulu," katanya di balik via telepon.

Data yang diperoleh Cenderawasih Pos menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi sekira pukul 17.00 WIT.

Diketahui, salah satu saksi melapor terkait adanya bentuk penganiayaan yang dilakukan pelaku berinisial AT di Camp Oksigen Jalan Kembakar Arso 3, Kabupaten Keerom.

Setelah mendapatkan laporan tersebut anggota piket regu II Polsek Skanto dipimpin Kepala SPKT II, Aiptu Imam Basori, mencoba mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan laporan ini.

Setibanya di lokasi, pelaku AT justru mengamuk membabi buta sambil mengayunkan dua bilah parangnya.

Di sini anggota SPKT sempat memberi tembakan peringatan, namun tidak ditanggapi.

Sebaliknya, AT justru melakukan penyerangan dan langsung menyabetkan parangnya ke Aiptu Imam Basori hingga anggota tersebut jatuh terkena sabetan parang.

Melihat kondisi tersebut, anggota lain mengambil inisiatif menindak tegas dengan melumpuhkan pelaku menggunakan senjata api.

Melihat kondisi Aiptu Imam Basori yang mengeluarkan banyak darah, beberapa rekannya langsung melakukan evakuasi ke Puskesmas Arso 3.

Tak lama, sekira pukul 20.50 WIT, pelaku AT juga dievakuasi ke RSUD Kwaingga Keerom.

Lalu sekira 1 jam kemudian dilaporkan jika pelaku AT tewas.

Kapolres Keerom, AKBP Cristian Aer yang dihubungi via telepon pukul 21.51 WIT tidak merberi respons.

Informasi lain menyebut jika saat ini Polres Keerom tengah siaga mengantisipasi kedatangan kelurga AT yang dikabarkan tidak menerima kejadian tersebut. (*)

Editor : Gratianus Silas
papua Ceposonline.com arso III Jayapura KEEROM Polres keerom cenderawasih pos