Wahfir Kosasih Apresiasi, Anak-anak Non Muslim Antusias Ikut Khitanan Massal

Mustakim Ali • Dipublikasikan Kamis, 8 Februari 2024 | 16:34 WIB
Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih saat meninjau kegiatan khitanan massal di Masjid Agung Nurul Huda Arso 2, Kamis (08/02/2024).
Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih saat meninjau kegiatan khitanan massal di Masjid Agung Nurul Huda Arso 2, Kamis (08/02/2024).

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Antusias anak-anak dalam kegiatan khitanan massal dalam rangka memperingati Isra Miraj begitu besar.

Kegiatan yang digelar PKK Keerom, GOW, DWP, Satgas 122/TS dan Dinas Kesehatan Keerom ini berlangsung di Masjid Agung Nurul Huda Arso 2, Kamis (08/02/2024).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Keerom, Wahfir Kosasih bersama istri, Siti Munawaroh Kosasih yang juga Ketua GOW Keerom, Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer, pimpinan TNI-Polri, beserta pihak terkait lainnya.

Ketua Panitia Khitanan Masal, Rahman Karim memberi apresiasi atas antusias masyarakat dalam kegiatan tersebut. Dimana peserta yang hadir melebihi dari yang ditargetkan panitia.

"Awalnya untuk khitanan massal kita hanya targetkan 50 orang, namun dari peserta yang sudah mendaftar mencapai 104," ujar Rahman ke Ceposonline.com di sela kegiatan.

Peserta yang hadir bukan saja umat Muslim, namun ada juga yang non Muslim ikut terlibat.
"Dari 104 secara keseluruhan, dari Katolik 7 orang, Kristen Protestan 8 orang dan sisanya dari Muslim. Sebenarnya masih banyak yang mau daftar, cuma karena alat yang kita siapkan terbatas makanya sementara kita tutup," ungkapnya.

Di tempat yang sama Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia beserta semua pihak yang menyelenggarakan kegiatan tersebut. Karena baru kali ini ada peserta khitanan massal yang non Muslim.

"Dengan terlibatnya anak-anak kita yang non Muslim ini membuktikan bahwa kebersamaan ini nyata di Kabupaten Keerom. Saya sangat senang dan apresiasi untuk itu," ungkap Wahfir Kosasih.
Menurut Wahfir Kosasih, ini merupakan pengalaman pertama bagi Masjid Agung Nurul Huda. Untuk itu ke depannya diharapkan untuk melakukan kegiatan yang lebih besar dan lebih luas lagi agar banyak peserta yang bisa ikut terlibat.

"Kegiatan-kegiatan seperti ini perlu kita lakukan secara rutin. Karena banyak makna yang kita didalamnya, sehingga slogan kebersamaan, persatuan dan kerukunan yang kita gaungkan selama ini betul-betul terjadi," jelasnya.(*)

Editor : Yonathan R.
Wahfir Kosasih Isra Miraj KEEROM