Situs Rohani dan Rest Area Segera Diresmikan

Erianto Pasae • Dipublikasikan Rabu, 4 November 2026 | 20:41 WIB
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat memberikan keterangan beberapa waktu lalu. (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat memberikan keterangan beberapa waktu lalu. (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pembangunan kawasan rest area serta situs rohani patung Yesus di Kabupaten Keerom terus dikebut menjelang rencana peresmian pada 20 November mendatang.

 

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyatakan bahwa pengerjaan fisik di lapangan digenjot tanpa henti oleh para pekerja.

 

Menurutnya, progres pembangunan fisik saat ini bervariasi di tiap bagian. Patung Yesus sebagai ikon utama telah rampung sepenuhnya. Dan kini fokus pada penataan kawasan. Sementara itu, pengerjaan rest area telah mencapai tahap 60 persen.

 

“Ini sudah sekitar 60 persen untuk rest area, kalau patung Yesus sendiri sudah selesai. Tapi penataan kawasannya serta di sebelah Taman Transformasi Transpiritual itu sudah sekitar sudah 70 persen,” ungkap Bupati Gusbager Rabu (4/11/2026).

 

“Dalam 1-2 minggu ke depan sebelum tanggal peresmian nanti sudah lihat banyak sekali perubahan. Pekerja tidak istirahat,” tambahnya.

 

Pemerintah Kabupaten Keerom menargetkan peresmian dan pemberkatan kawasan tersebut tetap sesuai jadwal pada 20 November.

 

“Saya minta tahun ini kita resmikan supaya bisa kita buka. Masih ada banyak pekerjaan, masih banyak tahapan, tapi pemberkatan dan peresmian harus dilakukan supaya kawasan ini kita buka,” ujarnya.

 

Selain mempercepat penyelesaian fisik, Pemkab Keerom juga menyiapkan aturan tata tertib yang ketat bagi para pengunjung demi menjaga kesucian dan kebersihan kawasan rohani tersebut. Bupati dua periode itu melarang keras segala bentuk aktivitas yang dapat merusak ketertiban lingkungan.

 

“Saya minta kita semua untuk menjaga kawasan ini, tidak ada ludah pinang, rokok, mabuk di dalam kawasan apalagi kawasan rohani,” tegasnya.

 

Bupati Gusbager memastikan sistem pengelolaan kawasan, mulai dari kebersihan sampah hingga pengamanan, akan diatur secara matang sebelum tempat tersebut dibuka untuk umum. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
Ceposonline.com KEEROM