CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Piter Gusbager terus memberikan pengawasan terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Keerom.
Usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Kwaingga pagi hari, Bupati Gusbager langsung menyisir Puskesmas Arso pada Senin (14/9/2026) siang. Didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Keerom, dr. Carla Deksiana Susan.
Dalam kunjungan tersebut, orang nomor satu di Keerom ini meninjau layanannya dan seluruh fasilitas yang ada di Puskesmas Arso. Ia langsung memberikan instruksi tegas demi merombak fasilitas.
Bupati Gusbager menyoroti sarana penunjang yang dinilai butuh pemugaran. Toilet, kasur rawat inap, hingga kenyamanan ruang tunggu menjadi perhatian khusus.
“Mulai dari depan, ruang tunggu saya minta di anggaran perubahan ini dibereskan. Dibuat yang bagus. Tadi saya suruh tambah AC,” tegas Bupati Gusbager.
Ia juga meminta kelayakan fasilitas untuk pasien yang menginap, terutama soal penerangan.
“Pelayanan rawat inap malam hari, lampu ini harus nyala bagus,” tambahnya.
Tak hanya di dalam gedung, bupati dua periode itu juga meminta agar kawasan Puskesmas ditata dengan baik. Ia memerintahkan penataan lanskap secara menyeluruh agar lingkungan puskesmas lebih asri dan ramah bagi pasien.
“Tanam pohon yang hijau biar tidak terlalu kelihatan kering dan gersang. Tempat sampah dibereskan semua. Saya ingin mulai hari ini sampai tahun depan, puskesmas ini menjadi puskesmas terbaik di wilayah distrik Arso. Harus terbaik,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga memastikan Pemerintah Daerah siap memberikan dukungan penuh untuk pemeliharaan gedung setiap tahunnya di seluruh puskesmas.
Selain infrastruktur dan fasilitas, alumnus The University of Melbourne Australia itu juga memberikan peringatan keras kepada seluruh tenaga medis agar tidak mengabaikan tugasnya.
“Saya juga mengecek petugas. Dokter, nakes, setiap jam kerja harus ada di tempat. Diatur sedemikian rupa, tidak boleh ada dokter, nakes, atau perawat yang mangkir dari tempat tugas,” tegasnya.
Dalam sidak tersebut, Bupati Gusbager juga meninjau pelayanan kesehatan berbasis digital yang telah diterapkan hampir di seluruh Puskesmas yang ada di Negeri Tapal Batas.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gusbager juga menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat yang sedang berobat, menanyakan asal dan keluhan penyakit yang diderita. Ia juga menegaskan bahwa seluruh pelayanan kesehatan di Kabupaten Keerom tidak dipungut biaya.
Langkah turun lapangan ini dipastikan bukan yang terakhir. Bupati Gusbager menegaskan komitmennya untuk terus menggerebek seluruh Puskesmas di Kabupaten Keerom tanpa terkecuali.
“Tujuannya satu, memastikan masyarakat Keerom mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang prima dan manusiawi,” tutupnya. (*)
Editor : Agung Trihandono