CEPOSONLINE.COM, KEEROM-Pemerintah Kabupaten Keerom bersama Kantor Regional (Kanreg) IX Badan Kepegawaian Negara atau BKN Jayapura terus memantap penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) di wilayah Kabupaten Keerom.
Kepala Kanreg IX BKN Jayapura, Nur Hasan hadir langsung ke Kabupaten Keerom dan bertemu dengan Bupati Keerom, Piter Gusbager, Rabu (24/6/2026).
Diketahui manajemen talenta merupakan instrumen strategis dalam pengelolaan ASN, khususnya dalam pengembangan karier dan penyiapan calon pemimpin.
Melalui manajemen talenta, pemerintah dapat memetakan ASN yang berpotensi dipromosikan sekaligus mengidentifikasi ASN yang memerlukan pembinaan.
“Saya menerima Kakanreg IX BKN Jayapura, dan mendapatkan beberapa informasi, utamanya itu terkait persiapan penerapan manajemen talenta di wilayah kerja Kanreg IX Papua, Jayapura, termasuk Kabupaten Keerom,” ungkap Bupati Gusbager kepada awak media.
Kata Bupati Gusbager, Pemkab Keerom akan segera menerapkan manajemen talenta tersebut dalam waktu dekat.
“Beberapa bulan lalu sudah kami sepakati dan saat ini administrasi sedang disiapkan dan sedang diproses sampai dengan diperkirakan bulan Juli itu kita ekspos bersama Kanreg 9 Jayapura,”
“Jadi ASN itu akan direkrut dalam jabatan sesuai dengan sistem merit. Jadi, kualifikasinya, kinerjanya, kompetensinya. Jadi, tidak bisa lagi seperti sistem yang hari ini seleksi job fit, ya seleksi biasa, tidak. Jadi, semua nanti terukur,” sambungnya.
Menurut Bupati Gusbager, kebijakan ini merupakan sistem yang akan mengukur semua kelayakan dari seorang ASN untuk layak menduduki sebuah posisi.
“Kita sudah siapkan, Keerom paling cepat tahun depan sudah mulai kita terapkan. Bisa paling lambat mungkin tahun 2028. Tapi cepat atau lambat tergantung situasi sumber daya manusia yang tersedia dan kesiapan kita, organisasi Pemerintah Kabupaten Keerom,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga melayangkan apresiasi kepada Kepala Kanreg IX Jayapura tang terus memberikan perhatian terhadap masyarakat dan pemerintah Kabupaten Keerom. (*)
Editor : Elfira Halifa