Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Bupati Keerom Serahkan Kompensasi Untuk Penataan Kawasan Situs Rohani Patung Yesus

Erianto Pasae • Kamis, 25 Juni 2026 | 12:47 WIB
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat menyerahkan dana kompensasi kepada dua keluarga di kawasan Situs Rohani Patung Yesus, di Kampung Yowong, Selasa (23/6/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat menyerahkan dana kompensasi kepada dua keluarga di kawasan Situs Rohani Patung Yesus, di Kampung Yowong, Selasa (23/6/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).

CEPOSONLINE.COM, KEEROM-Pemerintah Kabupaten Keerom menaruh perhatian serius terhadap pengembangan potensi wisata dan religi di Negeri Tapal Batas.

Khusus di Kampung Yowong, sebagai branda Kabupaten Keerom, untuk mentransformasikan wajah depan Keerom, Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan kompensasi awal masing-masing Rp100 juta kepada dua kepala keluarga yang rumahnya direlokasi dari kawasan Situs Rohani Patung Yesus di Kampung Yowong.

Dana yang bersumber dari APBD Kabupaten Keerom Tahun 2026 tersebut diserahkan langsung oleh Bupati sebagai bentuk apresiasi dan komitmen pemerintah terhadap warga yang mendukung kelancaran pembangunan.

Selain dua unit rumah warga, kantor Kampung Yowong juga dipindahkan ke lokasi baru di RT 06 Arso VII.

“Kompensasi sore hari ini kepada dua keluarga, atas nama pemerintah daerah kami sampaikan terimakasih dan juga kepada semua masyarakat yang telah mendukung proses pemindahan ini,” ungkap Bupati Piter Gusbager, kepada Cenderawasih Pos, Selasa (23/6/2026).

Kata Bupati Gusbager, Pemerintah memastikan bahwa perhatian kepada dua keluarga tersebut tidak berhenti pada penyerahan uang tunai.

Ia menegaskan komitmen Pemkab Keerom untuk mendampingi proses pemindahan di lingkungan yang baru.

“Hari ini saya menyerahkan kompensasi, ini bukan akhir. Kita masih terus mendukung keluarga ini untuk perlahan-lahan pindah dan menyiapkan hal-hal yang harus sepenuhnya kita siapkan, termasuk pemenuhan akses listrik, air bersih, dan jalan menuju rumah mereka,” tegasnya.

Bupati dua periode itu menyebutkan Pemkab Keerom memproyeksikan situs dengan patung terbesar di Tanah Papua itu akan menjadi pusat kunjungan rohani dan wisata utama. Tidak hanya bagi masyarakat Keerom dan Papua, tetapi juga bagi wisatawan dari seluruh Indonesia, bahkan dari negara tetangga, Papua Nugini.

“Vanimo (Papua Nugini) ini paling dekat, mereka bisa ke sini. Ini sudah mulai dikerjakan, mulai dari proses pengadaan, pengerjaan taman, perbaikan jalan di bagian depan, sampai nanti peresmian di bulan November. Semua akan ditata,” jelas Bupati Gusbager.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga menitipkan pesan tegas kepada masyarakat luas agar menjaga ketertiban umum. Ia tidak ingin citra kawasan rohani rusak akibat perilaku negatif segelintir orang.

“Pasti banyak orang akan ke sini, maka dukungan dari masyarakat untuk menjaga ketertiban umum sangat kami harapkan. Jangan sampai di sini banyak orang mabuk lagi”

“Nanti orang bilang ada situs rohani, orang datang beribadah, tapi yang lain ibadah dengan botol (mabuk-mabukan). Ini masalah besar,” ujarnya.

Salah satu pemilik rumah yang direlokasi, Alex Sroyer menyatakan dukungan penuhnya terhadap program pemerintah dan berjanji akan menjamin kelancaran jalannya proyek.

“Demi pembangunan untuk Kabupaten Keerom, saya tidak akan menghambat program ini. Saya pastikan tidak ada aksi palang memalang. Karena saya dukung pembangunan di Keerom,” tegas Alex Sroyer.

Dengan dukungan dari masyarakat dan gerak cepat pemerintah daerah, situs rohani Patung Yesus Yowong diharapkan segera rampung dan menjadi ikon kebanggaan baru bagi masyarakat Kabupaten Keerom. (*).

Editor : Elfira Halifa
#Ceposonline.com #KEEROM #Piter Gusbager