Bupati Yunus Wonda Tolak Rencana Aksi Demo, Minta Anak-anak Tetap Sekolah

Priyadi Cepos Online • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 13:40 WIB

 

Bupati Yunus Wonda didampingi Kapolres Jayapura AKBP Dion saat memberikan keterangan kepada wartawan.(CEPOSONLINE/YOHANA)
Bupati Yunus Wonda didampingi Kapolres Jayapura AKBP Dion saat memberikan keterangan kepada wartawan.(CEPOSONLINE/YOHANA)

CEPOSONLINE.COM,SENTANI – Penolakan terhadap rencana aksi demo yang akan digelar besok (3 Agustus 2026) di Kabupaten Jayapura yang dilakukan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) ditolak tegas oleh Bupati Yunus Wonda.

 

Orang nomor satu di Kabupaten Jayapura ini meminta gereja-gereja di wilayah Kabupaten Jayapura untuk mengajak seluruh jemaat tidak terlibat dalam aksi demonstrasi. Menurutnya, peran tokoh agama sangat penting dalam menjaga kedamaian dan menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat.

 

Selain itu, Bupati juga meminta kepada organisasi KNPB agar tidak menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Bupati Kabupaten Jayapura. Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan dialog serta menjaga stabilitas daerah demi kepentingan bersama.

 

"Saya mengajak kita semua untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di Kabupaten Jayapura. Mari kita bergandeng tangan agar daerah ini tetap aman dan damai," ujar Bupati dalam vidio yang dibagikan di media sosial, Sabtu(2/8/2026).

 

Yunus meminta kegiatan belajar mengajar pada Senin, 3 Agustus 2026, tetap berjalan seperti biasa. "Anak-anak tetap bersekolah seperti biasa, perkantoran juga tetap menjalankan aktivitas sebagaimana mestinya. Jangan mudah terprovokasi oleh situasi yang berkembang," katanya.

 

Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, Bupati menilai stabilitas keamanan menjadi faktor penting untuk menjaga aktivitas masyarakat dan perekonomian tetap berjalan dengan baik. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif.

 

Bupati menegaskan bahwa dirinya tidak mengizinkan pelaksanaan aksi demonstrasi di halaman Kantor Bupati Kabupaten Jayapura. Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya menjaga ketertiban umum serta mencegah timbulnya keresahan di tengah masyarakat.

 

"Kepada anak-anak saya dari KNPB untuk tidak melakukan aksi demo. Lalu semua sekolah, pemerintahan berjalan seperti biasa dan tidak terpancing. Anak-anak tetap harus sekolah dan kantor tetap beraktifitas," tegasnya. “Secara tegas saya tidak ijinkan ada aksi demo di kantor bupati dan tak boleh ada keresahan,”tutupnya.(*)

Editor : Abdel Gamel Naser
Yunus Wonda Kabupaten Jayapura Ceposonline.com KNPB DEMO