Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Pemkot Jayapura Gelontarkan Rp.4,2 Miliar Lebih untuk 4 SPBU

Yohanes Palen • 2026-02-25 10:20:38

 

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat foto bersama usai PKS dengan salah satu perwakilan SPBU, Senin (23/2/2026). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat foto bersama usai PKS dengan salah satu perwakilan SPBU, Senin (23/2/2026). (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna menjamin kelancaran operasional armada kebersihan.

 

Dalam kerja sama tersebut, Pemkot Jayapura mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4.248.200.000. dengan total kebutuhan BBM mencapai 516.979 liter per tahun. 

 

Adapub kerja sama ini bertujuan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi kendaraan operasional kebersihan sehingga pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan optimal.

 

Sementara itu empat SPBU yang menjalin PKS yakni SPBU PT Nagoya Sejati di depan Terminal Mesran Jayapura.

 

Kemudian SPBU PT Asih Pratama Papua di Entrop, SPBU PT Grime Mandiri di Kotaraja, serta SPBU PT Firman Jaya di Koya, Distrik Muara Tami.

 

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengaku, penandatanganan PKS ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kelancaran operasional armada kebersihan milik Pemkot Jayapura.

 

“Saya berharap seluruh pemilik SPBU dapat mendukung pemerintah, khususnya dalam melayani ketersedian BBM untuk kendaraan operasional kebersihan kita,”ucap Abisai Rollo.

 

Ia menjelaskan, sistem pengisian BBM akan menggunakan kupon yang dikeluarkan DLHK.

 

Sementara mekanisme pembayaran dilakukan sesuai perjanjian yang telah disepakati. 

 

Abisai Rollo juga meminta agar armada kebersihan mendapat prioritas pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

“Tujuan kita untuk memperlancar kebutuhan BBM armada sampah, sehingga petugas kebersihan tidak kewalahan saat bekerja di lapangan,”tegasnya.

 

Abisai Rollo menekankan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, dengan tetap disertai pengawasan ketat terhadap ketersediaan dan distribusi BBM.

 

“Saya pastikan kerja sama ini berjalan baik. Namun apabila dalam perjalanannya ada masalah, tentu akan menjadi bahan evaluasi dan bisa saja dihentikan,”ujarnya.

 

Di sisi lain, ia juga mengingatkan keempat SPBU agar menghindari praktik penjualan BBM ilegal. 

 

Pemerintah tidak akan segan mengambil langkah hukum dan menghentikan kerja sama apabila ditemukan pelanggaran.

 

Abisai Rollo bahkan memerintahkan tim keamanan terpadu Kota Jayapura untuk meningkatkan pengawasan di lapangan. Ia menegaskan bahwa inspeksi mendadak (sidak) akan terus dilakukan guna memastikan stok BBM di seluruh SPBU tetap aman.

 

“Kita sudah punya bukti adanya penjualan BBM ilegal di kota ini. Sidak akan terus saya galakkan untuk memastikan stok di semua SPBU aman,”tuturnya.

 

ABR pun berharap tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait kelangkaan BBM di Kota Jayapura.

 

 “Pastikan masyarakat terlayani kebutuhan BBM-nya, jangan dipersulit,”pungkas ABR. (*)

Editor : Yohanes Palen
#Ceposonline.com #kota jayapura #pks #Abisai Rollo