CEPOSONLINE.COM,WAMENA - Aksi demo Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Wamena tak mendapat izin dari kepolisian.
Karena itu, aksi tersebut dilokalisir dengan cara menempatkan personel di 11 titik yang biasa dijadikan sebagai tempat kumpul masa. Aksi itu akhirnya hanya berjalan sekretariat di jalan Sosial Wamena. Senin (3/8/2026)
Dalam aksi tersebut tak banyak masa dari KNPB yang berkumpul. Karena aparat kepolisian dari Polres Jayawijaya sebelumnya telah bersiaga di tempat pengumpulan masa di dalam dan pinggiran Kota Wamena, antara lain, pertigaan Pikhe, jam kota Hom-hom, Potikelek, pangkalan patah hati (jalan Sosial), Maplima, Pasar Misi.
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy Tohir Sabara mengaku jika, untuk demo kali ini pihaknya telah menempatkan personel di 11 titik tempat perkumpulan masa guna memberikan Imbauan kepada masyarakat agar tak berkumpul dan melakukan aksi-aksi yang merugikan.
“Kami sudah mengantisipasi dengan menempatkan personel di 11 titik sebagai tempat pengumpulan masa yang didukung dengan patroli terbuka dan tertutup guna mengantisipasi adanya perkumpulan masa .”ungkapnya di Wamena
Untuk aktivitas masyarakat di kota Wamena berjalan seperti biasa baik sekolah, puskesmas RSUD Wamwna, perkantoran, bahkan pasar -pasar, bahkan juga penerbangan semua ini telah diantisipasi sejak awal, karena aksi tersebut sudah dilakukan lokalisir pada satu tempat saja.
“Kami juga telah menyiapkan personel dari Brimob guna mengantisipasi hal -hal yang berkembang di lapangan, namun sampai saat ini situasi masih terkendali di wilayah Kota Wamena,” tutup Kabag Ops (*)
Editor : Agung Trihandono