Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Soal Surat Edaran Trigana Air Service yang Beredar di Medsos, Ini Penjelasan dari Pihak Managemen

Deni Tonjau • 2026-03-28 09:35:20

Penerbangan Trigana Air Servis saat mengangkut penumpang dari Bandara Wamena, Jumat (27/8/2026). (Ceposonline.com/Deni Tonjau)
Penerbangan Trigana Air Servis saat mengangkut penumpang dari Bandara Wamena, Jumat (27/8/2026). (Ceposonline.com/Deni Tonjau)

CEPOSONLINE.COM,WAMENA - Menyikapi surat edaran yang dikeluarkan Trigana Air Service dan tersebar di grup -grup Whassapp tentang rencana kenaikan harga cargo dan tiket pesawat baru sebatas pemberitahuan awal apabila harga BBM jenis avtur mengalami kenaikan, namun sampai sekarang belum ada kenaikan harga. 

 

Manager Trigana Air Service Wamena Michael Biduri mengaku surat edaran itu benar dari manajemen Trigana Air Service Pusat dan ini sudah terkonfirmasi, namun surat edaran tersebut bersifat pemberitahuan awal saja untuk menyikapi gejolak harga BBM secara global.

 

"Jadi ini hanya pemberitahuan awal saja untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM jenis avtur, namun sampai sekarang Trigana Air Service belum menaikan harga, dan masih tetap seperti bisa baik untuk cargo maupun tiket penerbangan," ungkapnya di Wamena, Sabtu (28/3/2026).

 

Edaran yang dikeluarkan manejemen Trigana Air Service menyangkut dengan situasi perang di Timur Tengah hingga penutupan Selat Hormuz, sehingga kalau ada gejolak maka pemerintah juga akan mengumumkan ada kenaikan harga.

 

"Kalau ada kenaikan BBM secara global maka kita juga harus melakukan penyesuaian untuk harga cargo dan tiket pesawat, apabila kami melakukan penyesuaian harga makan dengan surat edaran ini para customer kita sudah bisa memahami keadaannya," kata Michael.

 

Tujuan dari surat edaran itu adalah pemberitahuan awal, namun sampai dengan saat ini belum ada penyesuaian harga. Harga naik atau tidak itu semua tergantung dari harga minyak global, sehingga Trigana juga mengeluarkan edaran ini untuk menyikapi situasi yang terjadi sekarang.

 

"Saat ini untuk harga minyak masyarakat umum juga pasti tahu, tidak mungkin harga itu tak bisa termonitor oleh masyarakat luas. Sebab saat ini negara yang sudah terkena dampak dari kurangnya pasokan BBM ini adalah Filipina," beber Manager Trigana Air Service Wamena ini.

 

Ia berharap situasi di Timur Tengah bisa segera mereda agar tidak ada dampak kenaikan harga sampai ke indonesia, sebab dampak dari kenaikan harga BBM nantinya bukan hanya dirasakan oleh dunia penerbangan saja tatapi semua akan ikut naik.

 

"BBM ini pengaruhi semua lini, sehingga kalau ada kenaikan maka pastinya semua akan naik, oleh karena itu, kami berharap situasi perang disana bisa segera mereda," tutup Michael. (*)

Editor : Agung Trihandono
#trigana air #Jayawijaya #kenaikan harga cargo