Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Masyarakat Bersama Pelajar Mahasiswa Intan Jaya Gelar Aksi Damai Di Sugapa, Suarakan “ Intan Jaya Krisis Kemanusiaan dan Darurat Militer” 

Theresia F. Tekege • Sabtu, 4 Juli 2026 | 10:34 WIB
Ratusan masyarakat Intan Jaya berkumpul di Pasar Yokatapa, Kota Sugapa dan menggelar aksi demonstrasi Sabtu  (3/6/2026)
(CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Ratusan masyarakat Intan Jaya berkumpul di Pasar Yokatapa, Kota Sugapa dan menggelar aksi demonstrasi Sabtu  (3/6/2026) (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, NABIRE -Ratusan masyarakat Intan Jaya bersama  Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya (GPMIJ) menggelar aksi damai di Lapangan Yokatapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (4/7/2026).


Aksi tersebut digelar untuk menyuarakan berbagai tuntutan terkait situasi kemanusiaan di Intan Jaya, sekaligus menyambut rencana kedatangan tim advokasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ke daerah tersebut.


Dari data yang dihimpun media ini, massa mulai berkumpul sejak pagi sekira pukul 08.00 WIT di kawasan Pasar Yokatapa.


 Dari titik tersebut, massa melakukan long march mengelilingi Kota Sugapa dengan melintasi Mapolsek Sugapa, menuju arah Wandoga, kemudian berputar di pertigaan dan kembali ke Lapangan Yokatapa sebagai titik akhir aksi.


Sepanjang aksi, massa membentangkan spanduk bertuliskan "Intan Jaya Krisis Kemanusiaan" dan "Intan Jaya Darurat Militer". Mereka juga membawa sejumlah pamflet berisi tuntutan serta foto-foto warga sipil yang menjadi korban dalam berbagai insiden kekerasan di Intan Jaya. 


Pamflet tersebut dibawa sebagai bentuk solidaritas kepada para korban sekaligus seruan agar kasus-kasus yang menimpa warga sipil mendapat perhatian serius dan diusut hingga tuntas.


Setibanya di Lapangan Yokatapa, massa melanjutkan aksi dengan menyampaikan orasi secara bergantian. Dalam orasi tersebut, mereka mendesak agar berbagai kasus penembakan terhadap warga sipil di Intan Jaya diusut secara menyeluruh. 


Mereka juga meminta adanya perlindungan terhadap masyarakat sipil yang terdampak konflik bersenjata serta penegakan hukum terhadap setiap dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di wilayah tersebut.


Kedatangan massa ke Lapangan Yokatapa juga bertujuan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada tim Komnas HAM yang dijadwalkan tiba di Intan Jaya.


Perwakilan GPMIJ menyatakan dokumen berisi tuntutan masyarakat akan diserahkan kepada tim tersebut sebagai bentuk harapan agar berbagai persoalan kemanusiaan yang terjadi di Intan Jaya mendapat perhatian dan tindak lanjut.


Sementara itu, Kepala Distrik Sugapa telah mengimbau para pedagang agar untuk sementara waktu menghentikan aktivitas perdagangan selama aksi berlangsung sebagai langkah antisipasi demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.


Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di Lapangan Yokatapa sambil melakukan orasi dan menunggu kedatangan tim Komnas HAM Papua. 


Usai dokumen tuntutan diterima oleh Komnas HAM Papua, massa akan membubarkan diri menuju rumah duka almarhumah Mama Melkiana Duwitau  dan bayinya untuk memberikan penghormatan terakhir serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#sugapa #INTAN JAYA