Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.
Sebanyak 44 siswa kelas XII Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) mengikuti UKK yang berlangsung selama tiga hari, pada 1-3 Juli 2026.
Seluruh peserta diuji langsung oleh tiga asesor dari Astra Motor Papua menggunakan standar kompetensi yang diterapkan di industri Honda.
Vocational Manager Astra Motor Papua, Randy Maulana Yusuf, mengatakan UKK tidak hanya menjadi syarat kelulusan, tetapi juga sarana mengukur kesiapan siswa sebelum memasuki dunia industri.
"Melalui UKK ini kami ingin memastikan setiap siswa memiliki kompetensi teknis, disiplin kerja, serta budaya pelayanan yang sesuai dengan standar industri. Bekal tersebut akan menjadi modal penting saat mereka menjalani praktik kerja maupun memasuki dunia kerja," ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Dalam pelaksanaan UKK, para siswa diuji melalui 24 unit kompetensi, mulai dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pemeriksaan dan perawatan mesin, sistem bahan bakar PGM-FI, sistem kelistrikan, pengereman, suspensi, roda dan ban, penggantian oli, hingga pelayanan kepada konsumen.
Kepala SMK Negeri 3 Jayapura, Yuliana Ansanai, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan Astra Motor Papua.
Menurutnya, keterlibatan dunia industri memberikan pengalaman nyata kepada siswa karena kompetensi mereka dinilai berdasarkan standar yang berlaku di dunia kerja.
"Kolaborasi ini sangat penting karena siswa tidak hanya belajar teori di sekolah, tetapi juga mengetahui langsung standar kompetensi yang dibutuhkan industri," katanya.
Setelah dinyatakan memenuhi standar kompetensi, seluruh siswa akan melanjutkan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama lima bulan di jaringan bengkel resmi Honda atau AHASS yang berada di Kota Jayapura.
Melalui program tersebut, Astra Motor Papua berharap lulusan SMK memiliki kompetensi teknis, etos kerja, dan pengalaman industri yang memadai sehingga mampu bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha di bidang otomotif.
Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri ini juga menjadi bagian dari komitmen Astra Motor Papua dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi kebutuhan industri otomotif di Papua. (*)
Editor : Elfira Halifa
