CEPOSONLINE.COM, BIAK-PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Biak menyiapkan empat armada kapal penumpang untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan transportasi laut menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah Papua yang masih mengandalkan transportasi laut sebagai salah satu sarana utama penghubung antardaerah.
Kepala Kantor PT PELNI Cabang Biak, Ade Dinar, mengatakan empat kapal yang disiapkan untuk melayani masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tersebut meliputi KM Sinabung, KM Dobonsolo, KM Dorolonda, dan KM Ciremai.
"Persiapan Armada dari Pelni menyiapkan sekitar 4 armada kapal untuk mengantisipasi masa Natal dan Tahun Baru," jelasnya ditemui di Pelabuhan Biak, Kamis (5/11/2026).
Menurut Ade, kesiapan armada menjadi perhatian PELNI mengingat kebutuhan perjalanan masyarakat biasanya meningkat menjelang Natal, terutama pada sejumlah rute pelayaran yang menghubungkan kabupaten dan kota di wilayah Papua.
Selain menyiapkan armada, PELNI juga melakukan pengaturan pola pelayaran untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang. Salah satunya melalui pelayanan khusus KM Sinabung yang direncanakan melayani perjalanan bolak-balik pada lintasan Jayapura hingga Sorong menjelang perayaan Natal.
Pelayaran tersebut mencakup sejumlah pelabuhan, yakni Jayapura, Biak, Nabire, Serui, Manokwari, hingga Sorong. Pengaturan perjalanan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat yang hendak pulang ke daerah asal maupun melakukan perjalanan untuk merayakan Natal bersama keluarga.
Ade menjelaskan, pengaturan pola pelayaran tersebut didasarkan pada evaluasi pelayanan tahun sebelumnya. Tingginya permintaan perjalanan masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Papua menjadi salah satu pertimbangan PELNI dalam menyiapkan layanan transportasi laut pada periode Nataru tahun ini.
Dengan pola pelayaran bolak-balik tersebut, PELNI berupaya memberikan kesempatan perjalanan yang lebih luas bagi masyarakat, terutama pada periode mendekati Natal hingga pergantian tahun.
Tidak hanya mengandalkan kapal penumpang utama, PELNI juga memastikan pelayanan kapal perintis tetap berjalan sesuai trayek yang telah ditetapkan.
Keberadaan kapal perintis dinilai penting untuk menjaga konektivitas masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk kawasan kepulauan dan pelabuhan kecil yang memiliki keterbatasan akses transportasi. (*)
Editor : Elfira Halifa