Pencarian Lima Korban Speedboat Hilang Diperluas hingga Perairan Yapen–Biak

Ismail Ceposonline • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:15 WIB
Pencarian lima korban Speedboat yang hilang. (Polres Waropen)
Pencarian lima korban Speedboat yang hilang. (Polres Waropen)

 

CEPOSONLINE.COM, BIAK – Memasuki hari keempat, tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian terhadap lima penumpang speedboat yang dilaporkan hanyut sejak Minggu, 23 Agustus 2026. Operasi pada Kamis (27/8) diperluas ke sejumlah perairan dan pesisir Kepulauan Yapen hingga arah Biak.

 

Pencarian melibatkan Polres Waropen, TNI Angkatan Laut Biak, personel TNI AD, Kodim 1709/Yawa, serta Basarnas Kabupaten Biak Numfor. Tim bertolak dari Pelabuhan Serui sekitar pukul 06.40 WIT menggunakan KN SAR Wibisana 243 Biak menuju Teluk Cenderawasih.

 

Dalam operasi tersebut, tim menyisir pesisir dan pulau-pulau di wilayah Yapen yang diperkirakan menjadi jalur hanyutnya speedboat. Pencarian dipimpin Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto, S.Sos., didampingi Kasat Intelkam Polres Waropen Ipda Angela Ripka Hawar, S.Sos., M.I.P., CPHR., Katim SAR Amirullah, serta Katim TNI AL Serda Nav Afgar A.

 

Kapolres Waropen mengatakan seluruh unsur yang terlibat terus mengerahkan kemampuan dan sumber daya untuk menemukan para korban. Perkembangan operasi juga akan terus diperbarui kepada masyarakat dan keluarga penumpang.

 

“Tim SAR gabungan memberikan perhatian penuh terhadap pencarian ini. Wilayah penyisiran terus diperluas, khususnya di sepanjang pesisir pulau-pulau Yapen dan sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi hanyutnya para korban,” ujar AKBP Tofan Irdiyanto, Kamis (27/8). 

 

Selain pencarian menggunakan KN SAR Wibisana 243 Biak, Polres Waropen juga mengerahkan personel Satuan Polairud bersama Komunitas Speedboat Kali Sanggei. Tim tersebut dipimpin Kasat Polairud Polres Waropen AKP Elton Jack Rumbiak dan menggunakan dua speedboat untuk menyisir perairan Pulau Nau, Pulau Kuram, Pulau Miosnum, serta Pulau Mandena.

 

Menurut AKP Elton, penyisiran di sejumlah pulau tersebut dilakukan untuk mendapatkan petunjuk yang lebih jelas mengenai posisi speedboat maupun para penumpangnya.

 

“Kami berharap operasi ini segera membuahkan hasil dan kelima penumpang dapat ditemukan. Masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan speedboat atau para korban diminta segera menyampaikannya kepada petugas,” katanya.

 

Kapolres Waropen turut mengimbau keluarga korban agar tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan petugas. Setiap informasi yang berkaitan dengan pergerakan speedboat maupun keberadaan para penumpang dinilai penting untuk mempercepat proses pencarian.

 

Polres Waropen memastikan operasi akan terus dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan personel, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta memaksimalkan penyisiran sampai kelima penumpang ditemukan. (*).

Editor : Lucky Ireeuw
YAPEN BIAK speedboat