RSUD Biak Datangkan Alat USG Jantung

Administrator • Dipublikasikan Rabu, 24 Juli 2019 | 04:39 WIB
Photo
Photo

dr. Ricard Ricardo Mayor, M.Kes (Fiktor/Cepos)


BIAK-Manajemen  RSUD Biak terus melengkapi berbagai peratan medis dalam rangka meningkatkan pelayanan medis kepada masyarakat. Salah satunya kembali didatangkan untuk melengkapi peralatan medis yang ada adalah Ekokardiografi (EKG) atau USG jantung.  Alat yang dibeli dengan harga Rp 3,8 miliar itu didatangkan dengan maksud melengkapi peralatan pemeriksaan jantung yang sudah ada.


  “Alat pemeriksaan jantung Ekokardiografi merupakan alat USG jantung sudah ada di RSUD Biak, kami baru datangkan dan segera install lalu diujicoba,” ungkap Plt. Direktur  RSUD Biak dr. Ricard Ricardo Mayor, M.Kes kepada wartawan.


   Dengan adanya peralatan ini, maka peralatan pemeriksaan jantung di Biak tergolong sudah lumayan lengkap dan tinggal dokternya yang memang perlu dipersiapkan. Selama ini RSUD Biak bekerjasama dengan RSUD Dok II dan RS Jantung Jakarta untuk  mendatangkan dokter spesialis jantung ke Biak. Dari RSUD Dok II, dokter jantung sudah datang terjadwal di Biak.


  “Untuk dokter jantung ini memang  sudah dipikirkan dan rencananya RSUD Biak kedepan harus punya satu, untuk sementara kami bekerja sama dengan rumah sakit Dok II Jayapura, setidaknya dengan alat yang baru ini dapat membantu dokter jantung ketika datang di Biak mempercepat pemeriksaan dan hasil pemeriksaan itu,” ujarnya.


  Dijelaskan, bahwa Ekokardiografi adalah sebuah tes yang menggunakan suatu alat khusus untuk mengamati semua kondisi jantung, termasuk struktur dan fungsinya. Alat tersebut bekerja dengan mengeluarkan gelombang suara ultrasonik, sehingga akan menghasilkan gambar (ekokardiogram) yang menunjukkan kondisi jantung pasien.


   Ekokardiogram, lanjut dr. Ricardo, akan membantu dokter untuk menilai dengan seksama keadaan jantung pasein. Mulai dari cairan yang ada di sekitar jantung, gumpalan darah di jantung, hingga kemungkinan adanya masalah dengan aorta (arteri utama pada jantung yang bertugas untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh).


  “Ekokardiografi berbeda dengan elektrokardiografi (EKG) atau yang biasa disebut rekam jantung. Keduanya memiliki fungsi berbeda, tapi tak jarang saling melengkapi,” jelasnya.


  Hal yang lain, masih kata dr. Ricardo, bahwa dengan ekokardiografi,  pasien dapat menilai fungsi dan struktur jantung secara langsung (real-time) secara akurat. Dengan alat ini juga dapat melihat apakah fungsi jantung pasien dengan baik, apalagi jika dilakukan setelah serangan jantung.  Ekokardiografi juga dapat memberi tahu bagaimana gerakan katup jantung, dinding jantung, dan sebaik apa aliran darah di bilik jantung.(itb/tri)

Editor : Administrator