CEPOSONLINE.COM, BIAK – Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Biak Numfor, Mentri Dalam Negeri (Mendagri), Mumammad Tito Karnavian melakukan serangkaian kegiatan. Salah satunya melihat dari dekat pelayanan di RSUD Biak Numfor, Minggu (2/7/2026) pagi.
Mendagri yang didampingi Bupati Biak Numfor Markus O Mansnembra dan Ketua Umum TP PKK Ny. Tri Tito Karnavian melihat sejumlah fasilitas dan ruang pelayanan serta berdiskusi langsung dengan para dokter ataupun perawat.
Mantan Kapolri dan Kapolda Papua ini mengapresiasi kondisi dan pelayanan RSUD Biak. Ia terkesan dengan kebersihan di lingkungan RSUD Biak, bahkan Tito menyatakan kalau RSUD Biak adalah salah satu rumah sakit terbersih yang pernah dilihat di Indonesia.
”Jujur saja saya terkesan dengan RSUD Biak, satu kesan saya bersih, bersih sekali. Mungkin salah satu yang terbersih di Indonesia yang saya lihat ya,” ujarnya kepada wartawan setelah melakukan kunjungan.
Tito menulai kebersihan RSUD Biak tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan masyarakat setempat dalam membangun budaya hidup bersih.
"Pak Bupati sudah menyampaikan bahwa ini rumah sakit tanpa sampah. Masyarakat di didik untuk tidak membuang sampah sembarangan. Kalau ada sampah, mereka menyimpannya sendiri sampai menemukan tempat sampah, dan ini menurut saya luar biasa, di Papua bisa seperti itu," katanya.
Ia juga mengaku terkejut karena RSUD Biak telah memiliki fasilitas Hyperbaric Chamber, ruang terapi oksigen bertekanan tinggi yang sangat bermanfaat untuk menangani pasien penyakit dekompresi (decompression sickness) yang sering dialami penyelam maupun nelayan.
"Saya kaget adalah adanya Hyperbaric Chamber. Fasilitas ini sangat membantu nelayan atau penyelam yang mengalami dekompresi. Bahkan di Provinsi Papua, termasuk di Jayapura, fasilitas seperti ini belum ada, tetapi justru ada di Biak," tuturnya.
Dikunjungannya ke RSUD Biak, Tito juga sempat memeriksakan telinganya kepada dokter spesialis THT di RSUD Biak setelah mengalami sedikit gangguan usai menyelam.
"Tadi saya coba diperiksa dokter spesialis THT karena kemarin ada sedikit gangguan di telinga setelah menyelam. Langsung dibersihkan dengan peralatan yang lengkap. Peralatannya bagus, modern, sama seperti yang pernah saya lihat di Jakarta bahkan di Singapura," pungkasnya.
Sementara itu Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra juga mengapresiasi kunjungan Menteri Dalam Negeri RSUD Biak. Ia menyatakan, bahwa apa yang disampaikan Mendagri tentang kondisi RSUD Biak adalah suatu kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan masyarakat.
Menurutnya, penilaian tersebut merupakan bukti bahwa pelayanan di RSUD Biak terus mengalami peningkatan.
"Puji syukur, dari tinjauan langsung Bapak Menteri, beliau secara spontan memberikan apresiasi terhadap pelayanan rumah sakit. Beliau (Mendagri) juga melihat kondisi rumah sakit yang sangat bersih dan tertata rapi," ujarnya.
Dikatakan, kondisi RSUD Biak saat ini bukanlah hasil yang dicapai dalam waktu singkat. Kebersihan dan tata kelola rumah sakit merupakan hasil kerja keras yang dibangun melalui proses kebijakan dari para pimpinan daerah sebelumnya, manajemen rumah sakit dan direktur teradahulu.
“Apresiasi dari Mendagri bukan menjadi alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, hal itu menjadi tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, dan kami akan terus meningkatkan pelayanan di sana,” pungkasnya.(*)