CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan Boas Kwaito, korban terbaliknya perahu di sekitaran perairan Kali Betc, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan pada hari kedua pencarian.
Awalnya, pada Rabu pagi tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, personel TNI AD, personel Satgas 141, personel Polsek Astj bersama anggota keluarga melakukan pencarian terhadap Boas.
Baca Juga: Perahu Terbalik di Asmat Papua Selatan, Boas Kwaito Masih dalam Pencarian
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna melalui Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, Wagianto menjelaskan, pencarian dimulai dengan menyisir wilayah perairan tempat kejadian, Muara Betcbamu Muara Ayip hingga Muara Atsj.
Pencarian yang dilakukan sejak pagi pukul 07.05 WIT hingga siang hari pukul 12.00 WIT tersebut tim SAR gabungan tak kunjung menemukan korban.
Tim kemudian beristirahat sejenak.
Setelah beristirahat, tim kembali melanjutkan pencarian.
Hingga pada pukul 15.37 WIT, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban di tepi Kali Batc dengan jarak sekitar 3,6 kilometer dari lokasi kejadian.
“Selanjutnya korban langsung dievakuasi untuk diserahkan ke pihak keluarga korban yang selanjutnya disemayamkan di rumah duka di kampung Satoyod, Asmat,” jelas Wagianto dalam keterangannya, Kamis (30/1/2025) malam.
Wagianto melanjutkan, direncanakan operasi SAR akan diusulkan ditutup setelah tim SAR gabungan tiba di Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat.
Sementara itu, diberitakan sebelumnya bahwa pada Selasa 28 Januari 2025 sebuah perahu jenis ketinting berpenumpang 8 orang dilaporkan terbalik.
Perahu tersebut ditumpangi Boas bersama dengan tujuh orang lainnya yang dilaporkan selamat.
Perahu tersebut berlayar dari Atsj menuju Comoro.
Namun, di tengah pelayarannya, perahu tersebut justru dihantam ombak dan terbalik di sekitar perairan Kali Betc.
Laporan terkait perahu terbalik ini pun disampaikan oleh Kasat Pol Air Asmat Rizet Sion Paotonan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat pada Rabu 29 Januari 2025 pagi.
Menerima laporan tersebut, Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat pun memberangkatkan Tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian.
Pada pencarian hari pertama tim SAR gabungan menggunakan RIB 85 PK dan masyarakat menggunakan 1 Speed Boat, 1 long boat dan 1 perahu ketinting telah melakukan penyisiran di lokasi kejadian, muara Betcbamu muara Ayip hingga Atsj.
Namun, hingga petang, Boas tak kunjung ditemukan, tim SAR gabungan kemudian kembali ke dermaga dengan hasil nihil. (*)
Editor : Gratianus Silas