Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Markus Mansnembra Temui 251 Kepala Sekolah se-Biak Numfor, Dua Hal Penting Ini Ditekankan

I
Penulis: Ismail Ceposonline❯
Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra (kanan) saat memenui 251 kepala sekolah.
Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra (kanan) saat memenui 251 kepala sekolah.

CEPOSONLINE.COM, BIAK – Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, mengadakan pertemuan dengan 251 kepala sekolah dari seluruh satuan pendidikan di Biak Numfor pada Senin (14/4).


Advertisement

Dalam pertemuan ini, Bupati menekankan pentingnya membangun komunikasi langsung dengan para kepala sekolah serta memberikan perhatian khusus pada perencanaan pendidikan yang lebih baik dan pengelolaan dana yang tepat sasaran.

Bupati Markus Mansnembra menegaskan sejarahnya Biak pernah menjadi contoh dan corong pendidikan di Tanah Papua. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, prestasi pendidikan di Biak mengalami penurunan.

“Sebagai pimpinan daerah, kita harus memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pimpinan sekolah di semua jenjang satuan pendidikan. Kita harus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kuat, tidak hanya untuk saat ini, tetapi untuk masa depan,” ujar Bupati Markus.

Advertisement

Bupati juga meminta agar para kepala sekolah dapat menyusun perencanaan pendidikan yang mengutamakan pelayanan dan memprioritaskan pengembangan SDM yang berkualitas.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan dana hibah pendidikan, baik itu berupa tugas belajar atau izin belajar, dan juga beasiswa kepada siswa yang mampu secara akademik dan prestasi namun kurang mampu dalam eonomi.

“Seluruh dana hibah harus tepat sasaran dan penggunaannya harus sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Semua dana hibah harus sepengetahuan saya sebagai Bupati. Kami ingin memastikan bahwa kompetensi yang dibangun di Biak Numfor adalah yang terbaik dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Advertisement

Selain itu, Bupati juga memberikan perhatian khusus pada penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Kepala sekolah harus mampu mengelola dana BOS dengan tepat sasaran. Jangan sampai dana BOS digunakan untuk urusan pribadi. Dana BOS harus menunjang kebutuhan operasional sekolah, dan penggunaan dana ini harus transparan. Pemda telah bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Biak untuk mengawasi penggunaan dana BOS,” tambah Bupati.

Tidak hanya itu, Bupati Markus juga menyoroti masalah kepangkatan dan hak kepegawaian di bidang pendidikan, yang menurutnya harus diperhatikan dengan serius.

“Jangan sampai ada yang pensiun dengan pangkat golongan II. Itu sangat mengkhawatirkan. Mengapa pengurusan hak kepegawaian di bidang pendidikan begitu lambat?” tanyanya.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Biak Numfor, Bupati membuka ruang diskusi untuk mendengarkan langsung keluhan dan masukan dari para kepala sekolah.

“Kami ingin melakukan evaluasi secara menyeluruh di dunia pendidikan, dan ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk berbicara terbuka dan mencari solusi bersama,” kata Bupati.

Dengan langkah-langkah ini, Pemda Biak Numfor berharap dapat memperbaiki kualitas pendidikan dan pengelolaan keuangan pendidikan di daerah tersebut, serta meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik dan mutu pendidikan di Biak Numfor secara keseluruhan. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Ratusan sopir truk mendatangi Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (5/11/2026).

Mudik Natal Lewat Laut, PELNI Siapkan Empat Kapal dari Biak

Mudik Natal Lewat Laut, PELNI Siapkan Empat Kapal dari Biak

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Biak menyiapkan empat armada kapal penumpang untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan

Pembunuh Penjaga Sekolah di Merauke Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku

Pembunuh Penjaga Sekolah di Merauke Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku

Penyidikan kasus pembunuhan Kayus Yeimoa (46), penjaga sekolah SMP YPPGI Geradus Adi Merauke, terus berkembang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer