Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mulai 1 Mei, Pelayanan Kesehatan 24 jam di Semua Puskesmas di Biak

L
Penulis: Lucky Ireeuw❯
Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra SH, MM  saat menyampaikan arahan kepada ASN, pada apel gabungan di lapangan Kantor Bupati Biak Numfor, Selasa (8/4/2025). SS Video HumasBiak/ceposonline.com
Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra SH, MM saat menyampaikan arahan kepada ASN, pada apel gabungan di lapangan Kantor Bupati Biak Numfor, Selasa (8/4/2025). SS Video HumasBiak/ceposonline.com

CEPOSONLINE.COM, BIAK- Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra SH, MM menegaskan, mulai 1 Mei 2025, operasional pelayanan di Puskesmas yang ada di Biak berlangsung 24 jam. Hal tersebut disampaikannya kepada para ASN dalam apel gabungan di lapangan Kantor Bupati Biak Numfor, Selasa (8/4/2025).
" Pak Kadis Kesehatan terhitung1 Mei seluruh Puskesmas yang ada di Biak Numfor, operasinalnya 24 jam. Kalau ada kepala Puskesmas yang mau bantah, mari datang ketemu saya, kita diskusi. Kalau tidak siap, ajukan pengunduran diri, " tegasnya.
Kebijakan tersebut bukan tanpa alasan. Keputusan ini diambil setelah bupati mendapatkan informasi langsung saat mengunjungi RSUD Biak, dan mendapati ada beberapa pasien yang mengaku berobat langsung ke Rumah Sakit karena pelayanan di Puskesmas tidak berjalan maksimal kepada masyarakat.
" Banyak pasien mengeluh tidak ada pelayanan di Puskesmas, jadi mereka langsung ke rumah sakit," jelas Bupati Mansnembra.


Advertisement

Bupati juga menyampaikan langsung kepada direktur rumah sakit agar jika ada masyarakat yang datang untuk berobat, tetap diterima dan dilayani, meskipun dalam regulasi, harus dilayani di Puskesnas lebih dulu dan setelah mendapat rukukan barulah ke rumah sakit. " Regulasi itu nanti kita bicarakan, untuk saat ini tetap dilayani di Rumah Sakit karena alasan kemanusian" jelasnya.
" Yang kita dapatkan, tidak ada rujukan dari Puskesmas, karena (masyarakat) ke Puskesmas tidak ada orang," tambahnya.
Diungkapkan lagi, masyarakat juga mengaku tidak ada obat di Puskesmas.
" Masyarakat sudah trauma datang ke Puskesmas, sebab ketika diperiksa, begitu mau ambil obat, tidak ada obat," jelas Mansnembra.
Semua ini, ada kaitan dengan proses mendapatkan rujukan dari Puskesmas untuk berobat ke rumah sakit.
" Tanggal 1 Mei saya akan tinggalkan nomor kontak di Puskesmas-Puskesmas, begitu juga di Rumah Sakit, ketika ada pelayanan yang tidak sesuai standar, maka telepon itu akan berbunyi," ujar Bupati Markus Mansnembra.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Maut Nyaris Jemput Pengendara: Mobil Hancur Tertimpa Pohon di Kuala Kencana

Maut Nyaris Jemput Pengendara: Mobil Hancur Tertimpa Pohon di Kuala Kencana

Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berujung pada insiden nyaris fatal di ruas jalan utama kawasan Kuala Kencana.

Waspada! Cuaca Ekstrem Landa Mimika Sejumlah Distrik Dikepung Hujan Lebat dan Badai Guntur

Waspada! Cuaca Ekstrem Landa Mimika Sejumlah Distrik Dikepung Hujan Lebat dan Badai Guntur

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Mozes Kilangin Mimika mengeluarkan peringatan dini cuaca

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Ratusan sopir truk mendatangi Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (5/11/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer