
CEPOSONLINE.COM, BIAK – Pemkab Biak Numfor memberikan dukungan bantuan booth kontainer kepada 24 warga.
Bantuan yang bersumber dari dana Otsus ini hanya dikhususnya kepada pemerina Orang Asli Papua yang memiliki kegiatan dan aktivitas sebagai pedagang mikro untuk menghidupi keluarga.
Salah satunya booth yang disalurkan kepada Mama Yarangga yang tinggal di pemukiman di Dolog Distrik Biak Kota.
Mama Yarangga kesehariannya bekerja sebagai buruh cuci di salah satu usaha laundry.
Ia mengaku sangat bersyukur dirinya menjadi salah satu penerima manfaat dari bantuan booth kontainer UMKM itu.
Mama Yarangga, mengaku akan menjual makanan dan minuman ringan serta menjual pinang sirih untuk membantu ekonomi keluarga.
Plt Sekda Biak Numfor, Zakarias Mailoa, mewakili Pj Bupati Biak Numfor, mengatakan, bantuan yang bersumber dari Dana Otsus ini memang dikhususkan kepada masyarakat Orang Asli Papua yang memiliki usaha kecil, dan siap untuk berkembang.
Dikatakan, sebanyak 24 penerima bantuan, keseluruhannya tersebar di sejumlah distrik, di antarnaya Distrik BIak Timur sebanyak 5 penerima, Distrik Oridek sebanyak 3 penerima, Distrik Biak Kota sebanyak 8 orang penerima, Distrik Samofa sebanyak 6 orang, Distrik Yendidori dan Biak Barat masing-masing satu orang.
Zakarias mengatakan, bantuan ini akan berlanjut.
Bahkan, disamping bantuan pemberian tempat usaha, Pemkab Biak Numfor juga akan berupaya untuk memberi bantuan modal usaha kepada para penerima.
Tentu saja untuk memajukan kesejahteraan masyarakat, yang kemudian akan berdampak pada penurunan angka kemiskinan di Biak Numfor.
"Tidak hanya dari Dinas Sosial, bantuan ini bisa kita keroyok dari LLK untuk pelatihannya, Dinas Koperasi untuk kebutuhan modal usaha, Dinas Perindag juga bisa bantuan lewat pelatihan dan kesiapan SDM-nya.”
“Ini kita lakukan guna meningkatkan tingkat pendapatan masyarakat, juga untuk menggerakkan ekonomi masyarakat terutama Orang Asli Papua, serta menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Biak," ungkap Zakarias.
Dikatakan sinergitas lain dalam meningkatkan pergerakan ekonomi masyarakat juga Pemda Biak Numfor telah melakukan kolaborasi bersama pihak BUMN.
Seperti halnya sampai saat ini Pasar Digital Gabungan 150 UMKM di Biak masih terus berlangsung hingga 5 Oktober mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Ferry Bettay, mengatakan saat ini ada 35 ribu kepala keluarga yang masih masuk dalam kategori penerima bantuan sosial. Dia berharap dari bantuan ini perlahan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat terutama OPA dan keluarga penerima.
Di satu sisi, kata dia, Dinas Sosial Kabupaten Biak Numfor akan terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan lewat program yang disiapkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Biak Numfor.
"Kami belum bisa menjangkau semua, tapi atas nama Dinas Sosial juga berterima kasih kepada Pj Bupati Biak dan bapak sekda kami mendapatkan dukungan dana dari Sumber Dana Otsus 2024 kurang lebih Rp 300 juta dengan kegiatan peningkatkan Sumber Daya Manusia untuk masyarakat Biak Numfor terutama untuk menekan angka kemiskinan, kita harap kehiduapan ekonomi bisa lebih baik lagi," pungkas Ferry Bettay. (*)



