Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

ASN Biak Numfor Diminta Tingkatkan Kinerja dan Disiplin

I
Penulis: Ismail Ceposonline❯
Pj Bupati Biak Numfor, Sofia Bonsapia, saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemkab Biak Numfor.
Pj Bupati Biak Numfor, Sofia Bonsapia, saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemkab Biak Numfor.

CEPOSONLINE.COM, BIAK – Pj Bupati Biak Numfor, Sofia Bonsapia, mengingatkan kepada seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja dan disiplin dalam bekerja.


Advertisement

Waktu dalam masuk dan pulang kantor, hingga target-target pemerintah daerah terkait dengan jadwal-jadwal penyelenggaraan pemerintahan.

Pj Bupati menegaskan pentingnya disipin kerja baik bagi ASN maupun non ASN dilingkungan Pemda Biak Numfor.

Advertisement

Guna tetap meningkatkan pelayanan publik dan juga dalam menyusekskan program-program pembangunan.

“Terkait Disiplin Pegawai, tetap perhatikan, jadwal masuk dan pulang kerja. Semua pegawai Negeri Sipil dan honorer untuk memperhatikan hal ini.”

“Terus tingkatkan disiplin kerja untuk masuk dan pulang,” ungkap Bupati Biak Numfor Sofia Bonsapia, saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemkab Biak Numfor, Senin (23/9).

Advertisement

Dikatakan, pada tanggal 19 September lalu, dirinya sebagai penjabat bupati telah dievaluasi seluruh kinerja yang selama ini dilakukan, selama menjabat kurang lebih memaskui triwulan ketiga.

Namun diakui, masih banyak hal yang belum diselesaikan secara keseluruhan. Sebagian juga masih belum dilaporkan.

Dia meminta agar pimpinan OPD mampu membuat pelaporan pelayanan publik dan atau pelayanan pemerintahan lebih terperinci, dan dilengkapi dengan dokumentasi maupun narasi atau redaksi yang komprehensif, lengkap dan bisa dipertanggungjawabakan.

“Namun banyak hal yang belum kita selesaikan, sebagian ada yang belum dilaporkan. Kepala OPD perhatikan apa yang dikerjakan.”

“Jangan hanya narasi semata, tapi harus menyebutkan kinerja yang sudah diraih seperti apa,” papar Bupati Sofia.

Dia memberikan contoh, pada salah satu OPD yang memberikan bantuan kepada masyarakat.

Dari program itu, sudah harus dilengkapi dengan berapa banyak bantuan yang diberikan, bantuan yang diberikan berupa apa saja, kepada siapa bantuan diberikan, berpaa banyak warga yang menerima, bantuan kepada OAP, ataupun program lainnya, yang disesuaikan dengan OPD masing-masing.

 “Seperti pemberian bantuan kepada UMKM, itu harus disebutkan bantuan itu berapa banyak, dan berapa besar.”

“Harus dirincikan dengan baik. Berapa banyak bantuan yang disalurkan kepada OAP, dan juga bantuan usaha lainnya. OPD teknis harus bisa memperhatikan hal-hal terperinci seperti itu,” pungkasnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Fokus Pembinaan Muda, PSSI Papua Tengah Bidik Pertiwi Cup 2027

Fokus Pembinaan Muda, PSSI Papua Tengah Bidik Pertiwi Cup 2027

Kebangkitan sepak bola di Papua Tengah kini mulai menampakkan titik terang. Usai resmi dikukuhkan di Nabire, Jumat (6/11/2026)

Pelarian Berakhir, Buron Penembakan Polisi di Puncak Jaya Ditembak

Pelarian Berakhir, Buron Penembakan Polisi di Puncak Jaya Ditembak

Pelarian T.T (21), salah seorang buron (DPO) kasus penembakan mematikan terhadap almarhum Brigpol Ronald M. Enok, akhirnya terhenti.

Polisi dan Warga Padamkan Karhutla Seluas 4 Hektare di Semangga

Polisi dan Warga Padamkan Karhutla Seluas 4 Hektare di Semangga

Personel Polsubsektor Semangga bersama masyarakat bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di RT 09 Kampu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer