Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waduh! KKB Kembali Berulah: Bakar Gedung Sekolah di Gome Puncak Papua Tengah

G
Penulis: Gratianus Silas❯
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, memberikan penjelasan terkait aksi KKB di Puncak Papua Tengah.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, memberikan penjelasan terkait aksi KKB di Puncak Papua Tengah.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah dengan membakar gedung sekolah di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.


Advertisement

Kejadian ini terjadi tepatnya di Distrik Gome.

Adapun gedung sekolah yang dibakar ialah SMPN 1 Gome.

Aksi KKB ini dikonfirmasi Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo.

Advertisement

"Saat ini keamanan di wilayah Kabupaten Puncak, khususnya Distrik Gome kembali terganggu setelah KKB selain membakar gedung SMPN 1 juga membakar honai warga di wilayah terpisah di Kampung Kunga, Distrik Ilaga," kata Benny dikutip dari Antaranews.com.

Ia mengatakan dari laporan Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia terungkap pada Jumat (10/11/2023) sekitar pukul 17.15 WIT SMPN 1 Gome dilaporkan terbakar diikuti tembakan 'flare' berwarna merah sebanyak 10 kali dari tiga arah yang berbeda.

Advertisement

Beberapa menit kemudian, kata Benny, dari jarak sekitar 400 meter terdengar tembakan yang mengarah ke pos kodim persiapan yang diduga dilakukan KKB sehingga terjadi kontak tembak yang berakhir KKB lari menuju Kampung Kunga.

Menurut Benny, pada pukul 20.45 WIT dilaporkan satu honai di Kampung Kunga dibakar.

Untuk menghindari gangguan susulan, ujar Benny, maka anggota TNI-Polri meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Sebelumnya Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa mengatakan Satgas Yonif 300/Bjw berhasil mengamankan berbagai peralatan milik KKB di Gome, Kabupaten Puncak.

Peralatan milik KKB itu diamankan pada Jumat (10/11) sekitar pukul 07.37 WIT.

Hal ini berkat adanya laporan keberadaan sekelompok orang yang bukan warga setempat di salah satu honai milik warga dan saat didekati mereka langsung melarikan diri ke hutan.

Sempat terjadi kontak tembak karena salah seorang di antaranya membawa senjata laras panjang, kata Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Ditangkap di Waena, RS Diduga Jadi Perantara Jaringan Amunisi Ilegal di Papua

Ditangkap di Waena, RS Diduga Jadi Perantara Jaringan Amunisi Ilegal di Papua

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polda Papua kembali mengembangkan pengungkapan jaringan distribusi senjata api dan amun

Terlibat Penembakan ASN dan Konsultan Yahukimo NB Diamankan Bersama Tiga Amunisi

Terlibat Penembakan ASN dan Konsultan Yahukimo NB Diamankan Bersama Tiga Amunisi

Tim gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mengamankan seorang pria berinisial NB yang diduga merupak

Keluarga Wili Mbuik: Jangan Lagi Ada Korban Berikutnya, Lindungi Warga NTT di Papua

Keluarga Wili Mbuik: Jangan Lagi Ada Korban Berikutnya, Lindungi Warga NTT di Papua

Keluarga Wili Mbuik, korban penembakan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, meminta pemerintah memberikan jaminan keamanan bagi warga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer