500 Personel TNI-Polri Dikerahkan, Amankan Pleno KPU Papua Tengah

CEPOSONLINE.COM, NABIRE - Sebanyak 500 personil aparat gabungan (TNI-POLRI) dikerahkan untuk pengamanan pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan penetapan hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah tahun 2024 yang dilaksanakan dari tanggal 5-9 Desember 2024 di Aula LPP RRI Nabire.
Mewakili Kapolda Papua Tengah, Kasatgas Preventif Papua Tengah, Kompol Mardi Marpaung menjelaskan pihaknya menyiapkan 500 personel aparat gabungan (TNI/POLRI) untuk mengamankan proses pelaksanaan pleno pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah tahun 2024.
"Untuk pengamanan rekapitulasi di tingkat Provinsi Papua Tengah ini yang dilaksanakan di RRI. Sesuai dengan jadwal dari KPU mulai dari tanggal 5 sampai tanggal 9 Deswmbee 2024. Dan, sesuai dengan penyampaian itu kami dari TNI Polri siapkan personel yang sudah apel sebanyak kurang lebih 500 personel baik dari TNI maupun Polri," tutur Kasatgas Preventif Papua Tengah, Kompol Mardi Marpaung kepada wartawan usai gelar apel gabungan di halaman LPP RRI Nabire, Kamis, (5/12/2024).
Ia menyebut, Pihaknya mengerahkan 500 personel untuk menciptakan rasa aman dalam pelaksanaan rekapitulasi di tingkat provinsi Papua Tengah.
"Kita sudah awali dengan apel jadi kita siap untuk melakukan pengamanan rekapitulasi ini karena ini tingkat Provinsi. Tingkat kabupaten beda itu ranahnya, Di Kabupaten dilaksanakan oleh Polres, kodim maupun jajaran TNI yang ada," terangnya.
Ia mengatakan, Yang berhak masuk ke lingkungan pelaksanaan pleno rekapitulasi adalah mereka yang mendapatkan ID Card dari KPU Papua Tengah.
"Kami tetap berpatokan dengan undangan dari KPU Provinsi berkaitan dengan masyarakat yang ikut hadir dengan syarat menggunakan ID card atau kartu pengenal. Jangan sampai ada siluman-siluman yang datang mengganggu pelaksanaan rekapitulasi," ujar Kompol Mardi Marpaung.
Lanjutnya, Kita tidak mau ada gangguan dalam pelaksanaan rapat pleno ini. Kami maunya berjalan dengan aman dan tertib.
"Kalau ada hal hal yang kurang berkenan akan dilakukan mediasi untuk dimusyawarahkan dan mendapati jalan keluar," kata dia.
Marpaung juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti progres ini dari rumah karena akan ada saksi paslon Cagub Cawagub yang diutus untuk mengikuti pleno di RRI Nabire.
"Di tempat pelaksanaan pleno kami juga sudah sterilkan tempat untuk mengecek dan mengamankan semua undangan yang membawa alat tajam ke tempat pelaksanaan pleno," ujarnya.
Sehingga ia berharap kepada semua pihak untuk tetap tenang dan mengikuti proses pleno rekapitulasi cagub cawagub dengan baik, aman dan lancar.
"Mari, Kita semua kawal proses ini dengan baik dan sambut Gubernur dan Wakil Gubernur yang pertama di Papua Tengah dengan damai," pungkasnya. (*)



