Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Alasan Pleno PPD Abepura Dipindahkan ke Hotel Grand Abepura

Y
Penulis: Yohanes Palen❯
Ketua KPU Kota Jayapura, Martapina Anggai bersama Ketua Bawaslu Kota Jayapura, Frans Rumsawir ketika berkordinasi dengan PPD Abepura di Hotel Grand Abepura, Selasa (3/12/2024) malam. (Foto: HANS PALEN
Ketua KPU Kota Jayapura, Martapina Anggai bersama Ketua Bawaslu Kota Jayapura, Frans Rumsawir ketika berkordinasi dengan PPD Abepura di Hotel Grand Abepura, Selasa (3/12/2024) malam. (Foto: HANS PALEN

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Pilkada 2024 di PPD Abepura hingga kini belum tuntas.


Advertisement

Pleno yang semulanya dilakukan di aula Kantor Distrik Abepura, Kota Jayapura tersebut terpaksa dipindahkan ke Hotel Grand Abepura pada Selasa (3/12/2024) malam sekitar pukul 23.59 WIT.

Adapun alasan pleno di PPD Abepura ini dipindahkan karena batas waktu pelaksanaan pleno ditingkat PPD sudah berakhir pada hari Selasa (3/12/2024).

Selain itu masih terdapat 4 kelurahan yang belum menuntaskan rekapitulasi perhitungan suaranya.

Advertisement

Ketua PPD Abepura, Muhammad Rusli Amir mengatakan, hingga hari Selasa (2/12/2024) malam pihaknya baru menyelesaikan pleno untuk 115 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Jadi, untuk Distrik Abepura ini ada ada 177 TPS, kami baru selesaikan 115 TPS,"ucap Rusli Amir.

Rusli mengaku, Distrik Abepura memiliki 8 kelurahan dan 3 Kampung.

Advertisement

Dari total yang ada masih terdapat 4 kelurahan yang belum tuntaskan plenonya yakni, Kelurahan Wahno, Kota baru, Yobe dan Way Whorock.

"Untuk kelurahan Way Whorock ini ada 28 TPS, kita baru selesai proses plenonya sampai di TPS 13 dan sisanya kita lanjutkan pleno di Hotel Grand Abepura,"terangnya.

Rusli menyampaikan, pleno tidak bisa berlanjut karena batas waktu tahapan pleno ditingkat PPD telah berakhir pada hari Selasa (3/12/2024) sampai pukul 23.59 WIT.

"Pleno PPD Abepura ini tetap dilanjutkan hanya sudah menggunakan tahapan KPU Kota Jayapura dan lokasinya kita pindahkan di Hotel Grand Abepura sesuai hasil kordinasi kami dengan KPU dan Bawaslu,"ujarnya.

Lanjut Rusli, kini tinggal 62 TPS yang harus diselesaikan plenonya sekarang dan berlanjut hingga hari ini.

"Untuk hasil dari 115 TPS kami belum bisa publis karena harus tuntaskan dulu semua pleno rekapitulasi suara untuk semua TPS baru D-Hasilnya bisa keluar,"tegasnya.

Rusli menjelaskan, adapun alasan keterlambatan pleno di PPD Abepura terjadi karena berbagai faktor, salah satunya banyak kesalahan dan pemahaman dari KPPS dalam mengisi administrasi pada C-Plano dan C-Salinan.

Sehingga pihaknya harus teliti secara baik untuk memeriksa kembali C-Plano dan C-Salinan dari tiap TPS.

Sementara itu ditempat terpisah Ketua Bawaslu Kota Jayapura, Frans Rumsawir membenarkan pergeseran tempat pleno di PPD Abepura tersebut.

"Tadi malam memang mereka sudah lakukan pergeseran logistik dari Distrik Abepura,"kata Frans Rumsawir.

Rumsawir menyampaikan, pergeseran tempat pleno di PPD Abepura tersebut sudah diketahui pihaknya dan KPU Kota Jayapura.

Adapun alasan pindah tempat pleno PPD Abepura ke Hotel Grand Abepura tersebut karena memang batas waktu pleno rekapitulasi perhitungan suara ditingkat PPD sudah selesai pada hari Selasa (3/12/2024).

Sehingga pihaknya harus menarik pleno di PPD Abepura ini, karena ia menilai pleno ditingkat distrik ini terkesan ditunda-tunda.

Selain itu pihaknya juga mengantisipasi terjadinya hal-hal kecurangan yang tidak diinginkan.

"Sebenarnya semua hasilnya sudah ada dan sudah diketahui, inikan tinggal pembetulan administrasinya, jangan sampai administrasinya dirubah lagi, lalu hasilnya berubah,"pintanya.

Sambung Frans, pada prisipnya di PPD Abepura ini tidak ada masalah, hanya pemindahan tempat pleno ini agar mempercepat tahapan plenonya.

"Kita antisipasi jangan sampai tahapan pleno Pilkada 2024 ini sudah selesai ditingkat KPU baru masih ada PPD yang belum tuntas,"tutup Frans Rumsawir. (*).

Advertisement

Artikel Terkait

Kukuhkan PSSI Papua Tengah, Exco PSSI Pusat Minta Pengurus Fokus Pembinaan Generasi Muda

Kukuhkan PSSI Papua Tengah, Exco PSSI Pusat Minta Pengurus Fokus Pembinaan Generasi Muda

 Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Pusat, Vivin Cahyani Sungkono, meminta kepengurusan PSSI Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan

Hasil Penelitian TSE dan IPB, Burung Cenderawasih Berpotensi Berkembang Biak di Area Konsesi  PT TTL

Hasil Penelitian TSE dan IPB, Burung Cenderawasih Berpotensi Berkembang Biak di Area Konsesi  PT TTL

Upaya Tunas Sawa Erma (TSE) Group dalam menjaga kelestarian alam Papua melalui program Papua Conservation terus dikembangkan bersama IPB

 Sembilan Peserta Latsar Tidak Lulus, Lima Lainnya Mengundurkan Diri

Sembilan Peserta Latsar Tidak Lulus, Lima Lainnya Mengundurkan Diri

Sebanyak 415 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengikuti Pelatihan Dasar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer