Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari ini KPU Jayawijaya Jemput Paksa Logistik Pilkada di 31 Distrik

D
Penulis: Deni Tonjau❯
PPD Dari Distrik Wame saat memasukkan hasil logistik hasil penghitungan suara Pilkada serentak 2024 ke Kantor KPU Kabupaten Jayawijaya Rabu (4/12/2024). (CENDERAWASIH POS/Deni Tonjau)
PPD Dari Distrik Wame saat memasukkan hasil logistik hasil penghitungan suara Pilkada serentak 2024 ke Kantor KPU Kabupaten Jayawijaya Rabu (4/12/2024). (CENDERAWASIH POS/Deni Tonjau)

CEPOSONLINE.COM,WAMENA -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayawijaya menegaskan akan menjemput paksa hasil Pilkada dari 30 distrik yang ada di wilayah itu pada Rabu (4/12/2024) sebab waktu rekapitulasi ditingkat distrik telah berakhir sejak Selasa (3/12/2024) kemarin.


Advertisement

Komisioner KPU Kabupaten Jayawijaya Devisi Teknis pelaksanaan Yoel Logo menegaskan sampai saat ini baru 9 Dari 40 Distrik yang sudah memasukkan hasil rekapitulasi perhitungan suara dalam Pilkada serentak tahun 2024 ke KPU, sementara 31 distrik lainnya masih belum, oleh karena itu hari ini akan dilakukan jemput paksa.

“Rekapitulasi penghitungan suara untuk tingkat distrik sudah berakhir sejak Selasa kemarin dan itu untuk seluruh indonesia, sehingga hari ini semua logistik sudah harus ada di KPU tapi hanya 9 distrik yang sudah masuk sebagian besar belum oleh karena itu hari ini kita jemput paksa,”tegasnya di kantor KPU Jayawijaya.

Yoel mengaku jika untuk besok KPU Jayawijaya sudah mulai membuka pleno rekapitulasi penghitungan suara untuk tingkat Kabupaten oleh karena itu hari ini di upayakan untuk jemput paksa bagi 30 distrik yang belum memasukkan surat suara.

Advertisement

“Untuk Distrik Trikora kami berharap agar mereka juga bisa memasukkan logistiknya ke KPU kalau belum kita akan koordinasi lagi sebab akses mereka memang sangat sulit harus menggunakan penerbangan ke daerah itu,” katanya

Jemput paksa ini satu pekerjaan yang luar biasa karena PPD ini belum tentu ada di kantor distrik, ini yang diharapkan mereka proaktif selaku penyelenggara agar bisa menyukseskan pemilu, jangan hasil itu ditahan lama membuat masyarakat tidak percaya percaya dengan penyelenggara pemilu dan juga perlu diingat bahwa potensi konfliknya juga tinggi.

“Kami sudah sampaikan kepada PPD lewat WhatsApp grup jika hari ini kami akan jemput paksa, kita akan rapatkan dan langsung turun bersama dengan pihak keamanan yang ada untuk jemput paksa,” tutup Yoel Logo. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Kukuhkan PSSI Papua Tengah, Exco PSSI Pusat Minta Pengurus Fokus Pembinaan Generasi Muda

Kukuhkan PSSI Papua Tengah, Exco PSSI Pusat Minta Pengurus Fokus Pembinaan Generasi Muda

 Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Pusat, Vivin Cahyani Sungkono, meminta kepengurusan PSSI Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan

Hasil Penelitian TSE dan IPB, Burung Cenderawasih Berpotensi Berkembang Biak di Area Konsesi  PT TTL

Hasil Penelitian TSE dan IPB, Burung Cenderawasih Berpotensi Berkembang Biak di Area Konsesi  PT TTL

Upaya Tunas Sawa Erma (TSE) Group dalam menjaga kelestarian alam Papua melalui program Papua Conservation terus dikembangkan bersama IPB

 Sembilan Peserta Latsar Tidak Lulus, Lima Lainnya Mengundurkan Diri

Sembilan Peserta Latsar Tidak Lulus, Lima Lainnya Mengundurkan Diri

Sebanyak 415 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengikuti Pelatihan Dasar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer