Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Penyebab KPU Lanny Jaya Terlambat Distribusikan Logistik

D
Penulis: Deni Tonjau❯
Ketua KPU Lanny Jaya Aminastri Kogoya memeriksa Gudang Logistik KPU Lanny Jaya di Tiom Senin (25/11/2024). (CENDERAWASIH POS/Deni Tonjau)
Ketua KPU Lanny Jaya Aminastri Kogoya memeriksa Gudang Logistik KPU Lanny Jaya di Tiom Senin (25/11/2024). (CENDERAWASIH POS/Deni Tonjau)

CEPOSONLINE.COM,TIOM-Buntut dari pemotongan dana desa yang dinilai tak masuk akal usai dicairkan ke rekening 354 Kampung dari 39 Distrik di Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan, Gudang KPU Kabupaten Lanny Jaya dipalang para kepala Kampung dan masyarakat yang melarang logistik Pilkada serentak 2024 dikeluarkan.


Advertisement

Ketua KPU Kabupaten Lanny Jaya Aminastri Kogoya menyebutkan sejak pagi ada ratusan kepala kampung datang melakukan pemalangan kantor KPU Kabupaten Lanny Jaya dampak dari adanya pemotongan dana desa yang dicairkan 15 November, akibatnya logistik KPU untuk Pilkada tak bisa di distribusikan.

“Kami sudah menjadwalkan untuk melakukan pendistribusian logistik pada 25 November ini hanya saja kantor kami di palang dan baru bisa mendistribusikan logistik ini pada pukul 15.00 WIT,”ungkapnya Senin (25/11/2024) di kantor KPU Lanny Jaya Distrik Tiom.

Menurutnya, massa kepala kampung yang sejak pagi menduduki kantor KPU Kabupaten Lanny Jaya menuntut agar logistik Pilkada tak boleh dikeluarkan KPU untuk di distribusikan sebelum Pemkab Lanny Jaya menjelaskan masalah pemotongan dana desa untuk 354 kampung yang ada di wilayah ini, akibatnya meskipun sudah dipersiapkan sejak pagi tapi logistik ini tak bisa di keluarkan.

Advertisement

“Kami tidak bisa berbuat banyak karena situasi yang kami hadapi juga cukup berat, sehingga kami melakukan koordinasi dengan Pemkab Lanny Jaya, Kapolres dan Dandim untuk menjelaskan kepada kepala kampung dan pukul 15.00 WIT baru logistik mulai di distribusikan ,”Jelas Kogoya

Dalam aksi itu, pimpinan KPU Provinsi Papua pegunungan sudah hadir di Lanny Jaya hadir mengecek langsung keterlambatan, namun karena kendala tersebut dan pihaknya melakukan diskusi dengan para kepala kampung sehingga sudah bisa dipastikan pendistribusian logistik dapat berjalan.

“Aksi pemalangan yang terjadi di kantor KPU Lanny Jaya sebenarnya tidak ada hubungannya dengan KPU dan kami juga sudah sampaikan KPU hanya menyelenggarakan Pilkada, urusan pemerintahan kami tidak bisa intervensi ,”kata Aminastri. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Fokus Pembinaan Muda, PSSI Papua Tengah Bidik Pertiwi Cup 2027

Fokus Pembinaan Muda, PSSI Papua Tengah Bidik Pertiwi Cup 2027

Kebangkitan sepak bola di Papua Tengah kini mulai menampakkan titik terang. Usai resmi dikukuhkan di Nabire, Jumat (6/11/2026)

Pelarian Berakhir, Buron Penembakan Polisi di Puncak Jaya Ditembak

Pelarian Berakhir, Buron Penembakan Polisi di Puncak Jaya Ditembak

Pelarian T.T (21), salah seorang buron (DPO) kasus penembakan mematikan terhadap almarhum Brigpol Ronald M. Enok, akhirnya terhenti.

Polisi dan Warga Padamkan Karhutla Seluas 4 Hektare di Semangga

Polisi dan Warga Padamkan Karhutla Seluas 4 Hektare di Semangga

Personel Polsubsektor Semangga bersama masyarakat bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di RT 09 Kampu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer