Ini Sosok Bakal Cawagub Romanus Mbaraka di Pilkada Papua Selatan, Eks Pejabat Pemkab Merauke

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, dipastikan maju di Pilkada Papua Selatan sebagai calon gubernur.
Politisi Partai Nasdem itu bahkan diketahui telah memiliki SK rekomendasi B1KWK dari DPP Nasdem di Jakarta.
Namun, hingga kini belum diketahui siapa pendamping Romanus di Pilkada nanti.
Sejumlah nama dikaitkan sebagai bakal calon wakil gubernur pendamping Romanus.
Namun, belakangan mencuat satu nama.
Dan kabarnya, nama ini dipastikan mendampingi Romanus di Pilkada Papua Selatan pada November 2024 mendatang.
Adalah Albertus Muyak yang berpasangan dengan Romanus.
Albertus merupakan eks birokrat, pensiunan ASN di Pemkab Merauke.
Ia sempat menduduki jabatan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Merauke hingga Staf Ahli Bupati Merauke.

Setelah pensiun, Albertus dikabarkan maju di Pilkada Mappi sebagai calon bupati.
Sebab, Albertus merupakan anak asli Mappi.
Namun, pada akhirnya Albertus menerima pinangan Romanus untuk bersama-sama maju di Pilkada Papua Selatan.
"Saya, atas nama saudara-saudara saya, menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPP, Sekjen dan Pengurus DPP Nasdem dan Provinsi Papua Selatan dan kepada seluruh masyarakat Merauke, Mappi, Boven Digoel dan Asmat atas doa dan semua dukungan.”
“Semoga besok, Tuhan antar kami sebagai pelayan di Selatan Tanah Papua, Provinsi Papua Selatan. Juga di Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel,” ungkap Romanus.
Romanus Mbaraka menjelaskan bahwa dirinya akan berpasangan dengan Albertus Muyak yang merupakan anak negeri Malid dan anak Mappi untuk mewakili anak Selatan Papua untuk dapat berkompetisi dalam Pilkada 2024.
‘’Kalau Tuhan sayang, kami siap melayani.”
“Karena kami pernah menjadi aparatur yang melayani rakyat, baik sebelum Merauke dimekarkan maupun setelah Merauke dimekarkan menjadi 4 kabupaten,” tandasnya.
Dengan telah menggenggam SK rekomendasi B1KWK dari Nasdem, Romanus – Albertus membutuhkan 1 kursi lagi untuk maju di Pilkada Papua Selatan.
Sebab, diketahui, Nasdem sendiri telah memiliki 6 dari 35 kursi di DPR Papua Selatan.
Artinya, kurang 1 kursi untuk memenuhi syarat pencalonan 20 persen kursi DPR Papua Selatan. (*)



