Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waktu Pencoblosan, TPS Harus Ramah Pemilih Disabilitas!

M
Penulis: Mustakim Ali❯
Proses sosialisasi pemilih kepada pennyandang disabilitas yang berlangsung di kantor KPU di Holtekamp Kota Jayapura, Rabu (31/01/2024).
Proses sosialisasi pemilih kepada pennyandang disabilitas yang berlangsung di kantor KPU di Holtekamp Kota Jayapura, Rabu (31/01/2024).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - KPU Provinsi Papua menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih kepada penyandang disabilitas se-Kota Jayapura pada Pemilu tahun 2024 yang berlangsung di kantor KPU tepatnya di Holtekamp, Kota Jayapura, Rabu (31/01/2024).


Advertisement

Komisioner KPU Provinsi Papua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Fajar Irianto Kambon menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan suatu kewajiban bagi penyelenggara untuk memberikan informasi terkait Pemilu kepada masyarakat baik yang umum maupun yang berkebutuhan khusus.

"Secara regulasi KPU mengambil kebijakan untuk penyandang disabilitas itu menjadi salah satu kelompok masyarakat harus terfasilitasi berkaitan dengan penyampaian ataupun pemberian hak pilih mereka," ungkapnya.

Kata Fajar, dalam PKPU 25 pada pasal 29 menuangkan beberapa hal yang menjadi tanggung jawab penyelenggara di tingkat KPPS untuk memberikan akses yang secara istimewa kepada pemilih disabilitas.

Advertisement

"Dalam TPS juga salah satu yang kita harapkan adalah adanya kursi prioritas maksimal 5 dari 25 kursi yang ada khusus bagi pemilh rentan, di antaranya ibu hamil, ibu yang membawa balita, lansia, dan penyandang disabilitas," jelasnya.

"Dalam beberapa Bimtek juga kita selalu tekankan bahwa dalam pembuatan TPS dibentuk harus di tempat yang memudahkan penyandang disabilitas untuk hadir," lanjutnya.
Fajar menambahkan, KPU juga harus memastikan lokasi TPS ini bisa dijangkau dan ramah bagi kelompok pemilih disabilitas.

"Jika saat ini ada lokasi TPS yang ada kemungkinan sulit untuk dijangkau khususnya bagi penyandang disabilitas, kami sarankan untuk segera dipertimbangkan kembali agar masyarakat kelompok penyandang disabilitas memiliki kesempatan hak yang sama dalam menyalurkan pilihannya," tutupnya.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Hari Pahlawan, Pembangunan Inklusif Jadi Wujud Perjuangan Membangun Papua

Hari Pahlawan, Pembangunan Inklusif Jadi Wujud Perjuangan Membangun Papua

Peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Tanah

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III terus mengintensifkan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. 

​Siap Gelar Aksi, BEM USTJ Ingatkan Kampus Soal Asas Praduga Tak Bersalah

​Siap Gelar Aksi, BEM USTJ Ingatkan Kampus Soal Asas Praduga Tak Bersalah

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) menyayangkan sikap pihak birokrasi kampus yang dinilai belum

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer