Kalah dari Persela Lamongan, Eduard Ivakdalam: Penyerang Kami Masih Ego

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Tim Persewar Waropen harus mengubur mimpi mereka untuk mengamankan tiga poin penuh di laga kandangnya.
Persewar Waropen terpaksa harus menelan pil pahit setelah mereka dikalahkan Persela Lamongan.
Pertandingan kedua tim yang berlangsung di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (20/9/2024) tersebut berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Persela Lamongan.
Gol semata wayang Persela Lamongan dicetak oleh straikernya Ezechiel pada menit ke-84'.
Sementara itu ini merupakan kekalahan kedua bagi Persewar Waropen, setelah dilaga perdana mereka pada pembukaan Liga 2 lalu dikalahkan Persipal Palu dengan skor 3-2.
Pelatih Persewar Waropen, Eduard Ivakdalam mengatakan, tetap bersyukur kepada Tuhan atas hasil yang dicapai timnya.
"Kita tetap bersyukur atas hasil yang kita capai. Hari ini kita belum dikasi berkat sama Tuhan. Tetapi kita tetap memperbaikki tim ini agar lebih baik lagi di laga berikutnya,"ungkap Eduar Ivakdalam.
Kata Eduard Ivakdalam, hasil akhir yang dicapai oleh anak asuhnya bukanlah sebuah target yang diinginkan tim.
"Mungkin hari ini kami belum beruntung saja dan tentunya ini akan menjadi evaluasi bagi saya," tutur Eduard Ivakdalam.
Menurutnya, anak asuhnya kurang memanfaatkan peluang yang ada dan itu menjadi salah satu kendalanya.
"Saya lihat tadi ada keegoan dari para penyerang kita didepan, mereka tidak bisa saling melayani satu sama lainnya, sehingga banyaknya peluang yang mereka ciptakan digawang lawan, namun tidak satupun berbuah gol,"ujarnya.
Mantan pemain Persipura ini berpendapat bahwa mungkin satu pemainnya memiliki peluang 60 persen dan satunya 80 persen untuk cetak gol, tetapi mereka tidak mau saling melayani.
Padahal sebagai pelatih ia sudah ingatkan hal ini kepada semua pemainnya terutama lini depan.
Namun faktanya hal ini tidak bisa dilakuan baik oleh penyerangnya.
Sehingga banyak peluang yang diciptakan tetapi tidak satupun berbuah gol.
"Sebelum bertanding hari ini saya sudah ingatkan kepada semua pemain. Ada 2 hal yang saya sampaikan yakni bagaimana kita mencetak gol dan bagaimana bertahan agar tidak kebobolan,"pintanya.
Lanjut Eduard Ivakdalam, jika hasil ini tentu menjadi evaluasi baginya untuk memperbaiki kembali kinerja pemainnya, sehingga dilaga berikutnya tidak terulang lagi.
"Tentu ini sebuah kerugian besar bagi kami, tetapi saya tetap bersyukur karena anak-anak tadi bermain cukup baik, hanya kurang beruntung saja, semoga dipertandingan berikutnya melawan Persibo Bojonegoro kita dapat hasil baik,"pinta Eduard Ivakdalam.
Sambung Eduard Ivakdalam, untuk mencapai kemenangan dalam sebuah tim harus ada kerja sama yang baik sesama pemain.
Kalau ini tidak berjalan didalam pertandingan, maka yang terjadi pasti ada kekalahan yang harus diterima oleh tim.
"Dari game babak pertama hingga masuk babak kedua permainan anak-anak sudah lebih baik. Kondisi fisik mereka juga sudah bagus,"terangnya.
Namun Eduard Ivakdalam melihat anak asuhnya sendiri yang membuat kesalahan dipertandingan tersebut.
"Kualitas anak-anak bermain sangat jauh bagusnya dari Tim Persela Lamongan yang hanya bermain bertahan disepanjang pertandingan. Mereka hanya mengandalkan pemain asing mereka dilini depan. Namun ini catatan bagi saya dan harus kita perbaikki lagi agar dilaga berikutnya bisa menang,"pungkas Eduard Ivakdalam. (*).



